SOLID SPARK: Menguatkan Akuntabilitas Pengelolaan BMD melalui Diseminasi Lelang dan Penilaian di Papua Selatan
Bram Novista Dionisius Tampubolon
Kamis, 04 Juni 2026 |
974 kali
Merauke – Kantor Wilayah DJKN Papua, Papua Barat, dan
Maluku (DJKN Papabaruku) menyelenggarakan kegiatan SOLID SPARK pada Kamis (4/6)
di Kantor Gubernur Papua Selatan, Merauke. Kegiatan ini merupakan bagian dari
program Sosialisasi dan Edukasi Lelang (SOLID) Tahun 2026 yang dilaksanakan
oleh DJKN Papabaruku sebagai sarana diseminasi informasi dan peningkatan
pemahaman para pemangku kepentingan mengenai lelang dan penilaian aset. Adapun SOLID
SPARK merupakan salah satu pendekatan kegiatan yang mengedepankan prinsip Sapa
Aktif, Responsif, dan Komunikatif dalam membangun interaksi dengan stakeholders.
Kegiatan yang mengusung tema “Izakod Bekai Izakod Kai: Melangkah Bersama dengan
Satu Hati dan Satu Tujuan dalam Mewujudkan Akuntabilitas Lelang BMD Papua
Selatan” ini dihadiri oleh pejabat dan pegawai yang membidangi pengelolaan
Barang Milik Daerah (BMD) pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan
Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan Pemerintah Kabupaten di wilayah Papua
Selatan.
Kegiatan dibuka oleh Asisten III Bidang Umum Sekretariat
Daerah Provinsi Papua Selatan, Albert Alexander Rapami. Dalam sambutannya, ia
menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta
memperkenalkan gambaran umum wilayah Papua Selatan beserta perangkat daerah
yang berperan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan aset daerah.
Menurutnya, peningkatan kapasitas aparatur di bidang pengelolaan aset merupakan
langkah penting guna mendukung tata kelola pemerintahan yang semakin baik.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah DJKN Papabaruku,
Tunggul Yunianto, menyampaikan sambutan mengenai pentingnya
pengelolaan BMD yang profesional, transparan, dan akuntabel. Ia menegaskan
bahwa sebagai provinsi yang relatif baru, Papua Selatan memiliki peluang
sekaligus tantangan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif,
termasuk dalam pengelolaan BMD yang mencakup pengadaan, pemanfaatan,
pemindahtanganan, hingga penghapusan aset. Menurutnya, lelang merupakan
instrumen penting dalam pemindahtanganan BMD untuk mengamankan nilai aset dan
mendukung akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Tunggul juga menyampaikan
bahwa penilaian memiliki peran strategis karena menjadi dasar dalam penentuan
nilai limit pada pelaksanaan lelang.
Pada sesi materi, Kepala Bidang Lelang, Muhammad Bukhari,
memaparkan ketentuan pelaksanaan lelang dalam rangka optimalisasi pengelolaan
aset BMD berdasarkan regulasi yang berlaku, mulai dari persiapan lelang,
kelengkapan dokumen, penetapan nilai limit, hingga pelaksanaan lelang melalui
portal lelang.go.id. Melalui materi tersebut, peserta memperoleh pemahaman
mengenai mekanisme lelang yang terbuka, kompetitif, dan akuntabel sebagai
sarana pemindahtanganan aset daerah.
Selanjutnya, Kepala Bidang Penilaian, Hari Sutarmin,
menyampaikan materi mengenai peran penilaian dalam pengelolaan BMD. Penilaian
merupakan proses penting untuk memperoleh nilai aset yang digunakan sebagai
dasar pengambilan keputusan dalam pemanfaatan, pemindahtanganan, maupun
penghapusan aset daerah. Dengan penilaian yang objektif dan profesional,
pemerintah daerah dapat memastikan pengelolaan aset dilaksanakan secara
transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Peserta turut berpartisipasi pada sesi diskusi dan tanya
jawab yang berlangsung interaktif. Berbagai isu yang dihadapi pemerintah daerah
dalam pengelolaan BMD menjadi topik pembahasan diskusi. Di antaranya mengenai mekanisme
penilaian tanah, ketentuan pemindahtanganan kendaraan perorangan dinas, serta
pengelolaan aset yang nilai bukunya telah mencapai nol namun masih menimbulkan
biaya pemeliharaan yang tinggi.
Melalui kegiatan SOLID Tahun 2026 ini, peserta memperoleh kesempatan untuk berkonsultasi secara langsung mengenai berbagai kendala yang dihadapi dalam pengelolaan aset daerah. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman aparatur pemerintah daerah mengenai lelang dan penilaian sekaligus mendukung penguatan tata kelola BMD yang lebih baik. Dengan semangat Izakod Bekai Izakod Kai, Kantor Wilayah DJKN Papabaruku berharap sinergi dengan pemerintah daerah dapat terus diperkuat guna mewujudkan pengelolaan BMD yang lebih baik demi mendukung pembangunan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
#SOLID2026
#118LelangIndonesia
#LelangMATOA: Modern, Aman, Terbuka, Optimal, dan Akuntabel
Foto Terkait Berita