Koordinasi Penyelesaian Pensertipikatan Tanah BMN: Sinergi dan Kolaborasi Bersama Kanwil ATR/BPN Papua
Haninditya Okta Dinar Prasetyohadi
Kamis, 30 April 2026 |
37 kali
Jayapura,
Papua – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)
Papua, Papua Barat, dan Maluku (Papabaruku), Bapak Tunggul Yunianto,
melaksanakan kunjungan kerja strategis ke Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi
Papua pada 30 April 2026. Dalam pertemuan ini, beliau didampingi oleh Raden Nuh Wardhanu, Kepala
Bidang Pengelolaan Kekayaan Negara (PKN), Jevan Sunarko, Kepala Seksi PKN III,
serta Kurniawan Sidik, Kepala Seksi PKN dari KPKNL Jayapura. Kehadiran jajaran
pimpinan DJKN ini disambut langsung oleh Kepala Kanwil ATR/BPN Provinsi Papua,
Bapak Roy Eduard Fabian Wayoi, dalam suasana penuh profesionalisme dan semangat
kebersamaan.
Fokus
utama dari pertemuan ini adalah untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi
antarinstansi dalam rangka percepatan penyelesaian pensertipikatan tanah Barang
Milik Negara (BMN) di seluruh wilayah Papua. Kedua pihak membahas berbagai
langkah teknis dan administratif yang diperlukan untuk mengatasi tantangan di
lapangan, guna memastikan setiap jengkal tanah milik negara memiliki kepastian
hukum yang kuat melalui sertipikasi yang sah.
Sinergi
dan kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam mendukung tugas dan fungsi
DJKN, khususnya dalam aspek pengamanan aset negara. Dengan adanya koordinasi
yang intensif antara DJKN sebagai pengelola aset dan ATR/BPN sebagai otoritas
pertanahan, diharapkan target sertipikasi tanah BMN dapat tercapai tepat waktu.
Hal ini menjadi krusial sebagai upaya preventif dalam melindungi kekayaan
negara dari potensi sengketa atau klaim pihak yang tidak bertanggung jawab di
masa mendatang.
Melalui
pertemuan ini, Bapak Tunggul Yunianto dan Bapak Roy Eduard Fabian Wayoi
menegaskan komitmen bersama untuk terus menjalin komunikasi dua arah yang
efektif. Langkah kolaboratif ini tidak hanya sekadar pemenuhan target
administratif, tetapi merupakan manifestasi tanggung jawab negara dalam menata
usaha aset-aset publik demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, khususnya di
wilayah paling timur Indonesia.
Foto Terkait Berita