Forum Konsultasi Publik Wujudkan Pelayanan yang Lebih Transparan dan Partisipatif
Haninditya Okta Dinar Prasetyohadi
Jum'at, 15 Agustus 2025 |
238 kali
Jayapura
(13/8) — Kanwil DJKN
Papua, Papua Barat, dan Maluku menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di
Gedung Keuangan Negara Lantai 10. Kegiatan ini dihadiri oleh Prof.
Dr. Balthasar Kambuaya, MBA — Dosen Senior Manajemen Fakultas Ekonomi dan
Bisnis Universitas Cenderawasih sekaligus mantan Menteri Lingkungan Hidup RI
(2011–2014), serta Yohanes B.J. Rusmanta — Kepala Perwakilan Ombudsman RI
Provinsi Papua (2022–2027). Peserta forum terdiri dari pengguna layanan,
perwakilan instansi pemerintah, akademisi, pelaku usaha, media, dan masyarakat
umum. Kehadiran beragam pihak ini mencerminkan sinergi bersama dalam
meningkatkan kualitas pelayanan publik.
FKP
menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan, saran, dan kritik
konstruktif terkait kebijakan maupun layanan yang diselenggarakan instansi.
Forum ini diharapkan dapat membangun komunikasi dua arah yang efektif antara
penyelenggara dan pengguna layanan.
Penyelenggaraan
FKP ini merupakan implementasi Peraturan Menteri PANRB Nomor 16 Tahun 2017
tentang Pedoman Penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik serta Peraturan Menteri
Keuangan Nomor 46/PMK.01/2021 tentang Penerapan Standar Pelayanan di Lingkungan
Kementerian Keuangan. Kegiatan dilaksanakan secara kolaboratif antara Kanwil
DJKN Papua, Papua Barat, dan Maluku dengan seluruh KPKNL di bawahnya, yakni
KPKNL Ambon, Sorong, Jayapura, dan Biak.
Rancangan
standar pelayanan dibahas dengan melibatkan masyarakat dan pihak terkait, agar
selaras dengan kemampuan organisasi penyelenggara, kebutuhan masyarakat, dan
kondisi lingkungan. Sebagai penyelenggara layanan publik di bidang pengelolaan
kekayaan negara, penilaian, dan lelang, DJKN menekankan pentingnya perbaikan
berkelanjutan, baik dari sisi sistem maupun pola pikir, guna memberikan
pelayanan terbaik dan sepenuh hati. Perbaikan ini melibatkan seluruh pemangku
kepentingan, disertai peningkatan kualitas komunikasi publik yang efektif dan
terpercaya.
Dalam
sambutannya, Badrud Duja, mewakili Kepala Kanwil DJKN Papua, Papua Barat, dan
Maluku, menyampaikan bahwa FKP adalah langkah penting untuk mewujudkan
pelayanan yang lebih transparan, akuntabel, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Partisipasi publik menjadi kunci terciptanya layanan yang berkualitas dan
tepat sasaran,” ujarnya.
Selanjutnya,
disampaikan materi mengenai layanan DJKN yang meliputi lelang, pengurusan
piutang negara (PN), pengelolaan kekayaan negara (PKN), dan penilaian. Seluruh
layanan DJKN pada dasarnya tidak dikenakan biaya, kecuali untuk layanan yang
tarifnya telah ditetapkan sesuai peraturan perundang-undangan.
Acara
dilanjutkan dengan sesi dialog dan diskusi interaktif. Prof. Balthasar
menekankan pentingnya strong leadership dalam mewujudkan layanan prima,
serta perlunya internalisasi dan sosialisasi berkelanjutan kepada seluruh
pegawai, khususnya yang terlibat langsung dalam penyediaan layanan, agar
senantiasa memberikan pelayanan terbaik.
Sementara
itu, Yohanes B.J. Rusmanta menegaskan bahwa menuju layanan prima diperlukan continuous
improvement untuk memenuhi kebutuhan para pemangku kepentingan. Menurutnya,
Kementerian Keuangan, khususnya DJKN, telah memiliki standar pelayanan yang
tinggi, namun tetap harus dibarengi perbaikan berkelanjutan.
Daniel
Pangabean, Kepala KPKNL, menambahkan bahwa layanan DJKN telah memenuhi asas
transparansi, akuntabilitas, partisipatif, efektif, dan efisien, serta
mengutamakan kepuasan masyarakat. Layanan tersebut memiliki prosedur yang
jelas, persyaratan yang mudah dipahami, jangka waktu pasti, dan kepastian
biaya. Selain itu, penyelenggara telah memberikan bukti atau tanda terima atas
setiap permohonan layanan yang diajukan masyarakat.
Peserta
forum aktif memberikan masukan yang akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan
layanan di masa depan. Kepala BPKAD Kota Jayapura, Desi Wanggai, menyampaikan
bahwa layanan DJKN sudah baik, khususnya dalam asistensi pengelolaan Barang
Milik Daerah (BMD) dan pembekalan penilaian. Ia berharap layanan tersebut dapat
terus ditingkatkan.
Kepala
Kementerian Agama Kota Jayapura, Ani Maldiat, juga menyampaikan apresiasi dan
berharap kerja sama yang terjalin dapat semakin erat. Sementara itu, perwakilan
perbankan, BRI, mengungkapkan terima kasih atas layanan DJKN, khususnya di
bidang lelang. Bahkan, BRI tercatat sebagai salah satu mitra lelang yang paling
aktif untuk wilayah Papua.
Dengan
terselenggaranya FKP ini, Kanwil DJKN Papua, Papua Barat, dan Maluku
berkomitmen menindaklanjuti seluruh masukan yang telah disampaikan. Hal ini
menjadi wujud nyata semangat kolaborasi untuk membangun pelayanan publik yang
prima. Profesionalisme dan integritas dinilai tidak dapat digantikan oleh
teknologi. Digitalisasi adalah keniscayaan, namun yang terpenting adalah peran
manusia dalam mengoperasikan proses bisnis berbasis digital agar menghasilkan
layanan yang semakin produktif, memuaskan pengguna jasa, dan memberikan manfaat
terbaik bagi pemangku kepentingan, dengan tetap menjunjung tinggi integritas.
Foto Terkait Berita