Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Artikel Kanwil DJKN Papua, Papua Barat, dan Maluku
Optimalisasi BMN di Terminal Entrop Jayapura Melalui Lelang Hak Menikmati

Optimalisasi BMN di Terminal Entrop Jayapura Melalui Lelang Hak Menikmati

Badrud Duja
Kamis, 11 Desember 2025 |   92 kali

Jayapura – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) melalui Kanwil DJKN Papua, Papua Barat, dan Maluku, bekerja sama dengan KPKNL Jayapura serta BPTD Kelas II Papua, berhasil menghadirkan inovasi pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) di Terminal Entrop, Jayapura. Program ini menggunakan skema Lelang Hak Menikmati, sebuah terobosan yang memungkinkan aset negara dimanfaatkan secara produktif tanpa mengubah status kepemilikan.

Terminal Entrop, yang menjadi simpul transportasi utama di Kota Jayapura, memiliki fasilitas seperti ruang kantor, kafetaria, pujasera, dan aula serbaguna. Sebelumnya, aset ini kurang dimanfaatkan secara optimal. Melalui skema baru ini, hak penggunaan aset dialihkan sementara kepada pelaku usaha, terutama UMKM, sehingga mereka dapat mengakses lokasi strategis tanpa beban kepemilikan. Pendekatan ini dinilai lebih fleksibel dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Tahapan dan Strategi

Program ini dimulai sejak Juni 2025 dengan tiga langkah utama:

  1. Penyesuaian tarif agar lebih terjangkau bagi UMKM.
  2. Sosialisasi masif melalui TVRI dan media sosial untuk meningkatkan pemahaman masyarakat.
  3. Pelaksanaan lelang secara transparan.

Lelang perdana pada 6 November 2025 belum banyak diminati karena masyarakat masih awam dengan prosedur, termasuk pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB). Namun, lelang kedua pada 8 Desember 2025 menunjukkan lonjakan minat yang signifikan. Hasilnya, negara berhasil menghimpun penerimaan sebesar Rp205 juta, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Dampak dan Harapan

Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tetapi juga mengubah Terminal Entrop menjadi pusat ekonomi dan sosial. UMKM kini memiliki akses ruang usaha yang strategis, sementara masyarakat menikmati fasilitas yang lebih nyaman. Keberhasilan ini memperkuat sinergi antara DJKN, Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, dan komunitas lokal, serta menjadi model pengelolaan aset negara yang adaptif dan dapat direplikasi di wilayah lain.

Ke depan, DJKN berkomitmen menjadikan BMN sebagai instrumen pembangunan yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pengelolaan aset negara yang lebih kreatif dan berorientasi pada manfaat publik.

Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.

Foto Terkait Artikel

Floating Icon