Optimalisasi BMN di Terminal Entrop Jayapura Melalui Lelang Hak Menikmati
Badrud Duja
Kamis, 11 Desember 2025 |
92 kali
Jayapura – Direktorat Jenderal Kekayaan
Negara (DJKN) melalui Kanwil DJKN Papua, Papua Barat, dan Maluku, bekerja sama
dengan KPKNL Jayapura serta BPTD Kelas II Papua, berhasil menghadirkan inovasi
pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) di Terminal Entrop, Jayapura. Program ini
menggunakan skema Lelang Hak Menikmati, sebuah terobosan yang
memungkinkan aset negara dimanfaatkan secara produktif tanpa mengubah status
kepemilikan.
Terminal
Entrop, yang menjadi simpul transportasi utama di Kota Jayapura, memiliki
fasilitas seperti ruang kantor, kafetaria, pujasera, dan aula serbaguna.
Sebelumnya, aset ini kurang dimanfaatkan secara optimal. Melalui skema baru
ini, hak penggunaan aset dialihkan sementara kepada pelaku usaha, terutama
UMKM, sehingga mereka dapat mengakses lokasi strategis tanpa beban kepemilikan.
Pendekatan ini dinilai lebih fleksibel dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Tahapan dan Strategi
Program
ini dimulai sejak Juni 2025 dengan tiga langkah utama:
Lelang
perdana pada 6 November 2025 belum banyak diminati karena masyarakat masih awam
dengan prosedur, termasuk pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB). Namun, lelang
kedua pada 8 Desember 2025 menunjukkan lonjakan minat yang signifikan.
Hasilnya, negara berhasil menghimpun penerimaan sebesar Rp205 juta,
sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Dampak dan Harapan
Inisiatif
ini tidak hanya meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tetapi juga
mengubah Terminal Entrop menjadi pusat ekonomi dan sosial. UMKM kini memiliki
akses ruang usaha yang strategis, sementara masyarakat menikmati fasilitas yang
lebih nyaman. Keberhasilan ini memperkuat sinergi antara DJKN, Kementerian
Perhubungan, pemerintah daerah, dan komunitas lokal, serta menjadi model
pengelolaan aset negara yang adaptif dan dapat direplikasi di wilayah lain.
Ke depan,
DJKN berkomitmen menjadikan BMN sebagai instrumen pembangunan yang mendukung
pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program
ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pengelolaan aset negara yang lebih
kreatif dan berorientasi pada manfaat publik.
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |
Foto Terkait Artikel