Tawazun, Keseimbangan antara Kehidupan Dunia dan Akhirat
Fahmi Fauzi Indarto
Jum'at, 31 Desember 2021 |
43423 kali
Semarang - Pada kesempatan Bintalnas Jumat (31/12/2021) disampaikan materi dengan tema Tawazun oleh Patonah,
Kepala Subbag Kepegawaian Kanwil DJKN Jawa Tengah dan Daerah Istimewa
Yogyakarta. Sebelum disampaikan pemaparan, pembacaan Al Quran oleh Septia
Kurniawan dipandu oleh pembawa acara Abdul Khalim, kemudian dilanjutkan dengan
sambutan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Kekayaan Negara Samsul Alam.
Pada awal pemaparan materi Patonah menyampaikan bahwa Tawazun adalah sikap menyeimbangkan segala aspek dalam kehidupan, tidak condong kepada salah satu perkara saja. Sikap ini sebaiknya ada dalam diri setiap Muslim dan diperintahkan secara langsung oleh Allah SWT dalam firman-Nya.
Allah SWT menciptakan langit dan semua isinya dengan Tawazun. sebagaimana dalam surah Al Rahman ayat 7 - 9 ada 3 sikap :
1.Tawazun,
2. jangan
berlebihan
3. Jangan
mengurangi
Selanjutnya Patonah menyampaikan ada perintah dan larangan agar
tetap menjaga keseimbangan (Tawazun), secara tersirat terdapat beberapa ayat dan
hadis yang menuntun dan sekaligus menganjurkan agar seseorang berpikir tawazun
(seimbang). Paparan beberapa ayat al-Qur’an yang menyebutkan bahwa Allah Maha
Kuasa atas segala sesuatu dan di sisi lain Allah juga menyuruh agar manusia
terus berusaha untuk merubah nasibnya (al-Ra’d : 11) merupakan salah satu
tuntunan agar ke-Maha Kuasa-an Allah tidak akan pernah terlupakan sesaatpun,
dan sebaliknya manusia tidak menyia-nyiakan potensi kemampuan yang
diberikan oleh Allah kepadanya berupa akal. Oleh karena itu memfungsikan akal
secara maksimal merupakan bagian dari melaksanakan perintah agama, karena Allah
mengecam manusia yang tidak menggunakan akalnya.
Setelah berakhirnya pemaparan
dari Patonah acara
ditutup oleh Abdul Khalim selaku pembawa acara pada pagi
tersebut. (Penulis: Fahmi Fauzi Indarto, Seksi Informasi)
Foto Terkait Kilas Peristiwa