Kartini Masa Kini: Perempuan Berdaya, Berbudaya dan Bangkit Bersama di Era Digital
Ridha Setiyati Muthmainnah
Rabu, 06 Mei 2026 |
57 kali
Selasa, 5 Mei 2026, Kanwil DJKN DKI
Jakarta menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dengan Tema Kartini Masa Kini:
Perempuan Berdaya, Berbudaya dan Bangkit Bersama di Era Digital. Kegiatan ini
diselanggarakan dalam rangka memperingati semangat hari Kartini dan Hari
Kebangkitan Nasional serta sebagai bentuk implementasi Pengarusutamaan Gender
di Lingkungan Kanwil DJKN DKI Jakarta.
Bapak Dodok Dwi Handoko, Kepala
Kanwil DJKN DKI Jakarta dalam sambutannya menyampakan bahwa semangat Kartini
dan kebangkitan nasional mengajarkan bahwa setiap perempuan memiliki kekuatan
untuk tumbuh, belajar, dan membawa perubahan bagi kemajuan bangsa. Perempuan masa kini diharapkan mampu
berdaya secara profesional dan intelektual, dengan tetap menjunjung tinggi
nilai-nilai budaya serta mampu beradaptasi dan berkontribusi dalam pembangunan
bangsa
Ibu Rusmeilina Dodok Dwi Handoko, Ketua Dharma Wanita Persatuan
Kanwil DJKN DKI Jakarta menyampaikan bahwa perempuan masa kini menghadapi
tantangan yang semakin kompleks. Di satu sisi, perempuan dituntut untuk
berperan aktif dalam berbagai bidang, baik sebagai individu, bagian dari
keluarga, maupun sebagai bagian dari organisasi dan masyarakat. Di sisi lain, perempuan
juga dituntut untuk mampu beradaptasi dengan transformasi digital yang
begitu cepat. Namun kita semua meyakini bahwa di balik tantangan tersebut,
terdapat peluang besar bagi perempuan untuk semakin berdaya.
Teknologi digital membuka akses terhadap informasi, pendidikan, dan
pengembangan kapasitas yang lebih luas. Dengan semangat belajar yang tinggi,
perempuan dapat semakin berperan sebagai agen perubahan yang
membawa dampak positif, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sosial.
Di era digital, tantangan
dan peluang hadir secara bersamaan yang menuntut peningkatan kapasitas
diri, literasi digital, serta kemampuan adaptasi terhadap perubahan. Teknologi
digital membuka akses terhadap informasi, pendidikan, dan pengembangan
kapasitas yang lebih luas.
Ibu Marlita mewakili Kantor Pusat DJKN
menyampaikan pentingnya implementasi Pengarusutamaan Gender dalam pelaksanaan tugas
dan fungsi di lingkungan kerja Kementerian Keuangan beserta data terpilah yang
diperlukan. Kanwil DJKN DKI Jakarta agar aktif mendokumentasikan kegiatan PUG
yang dilaksanakan dan menyampaikan laporannya dalam aplikasi PUG.
Narasumber kegiatan sosialisasi (Ibu WIwin
Atikah, ASN, Praktisi Kesehatan Tradisional dan Praktisi Digital Marketing) dalam
pemaparannya menyampaikan bahwa PUG bukanlah persaingan antara laki-laki dan
perempuan, atau perempuan harus lebih tinggi dari pria. PUG adalah kesempatan
yang adil, ruang berkembang yang setara dan saling mendukung sesuai peran dan
kapasitas. PUG bukan saling mengalahkan tapi saling menguatkan. Perempuan hebat
bukanlah perempuan yang sempurna namun perempuan yang terus mau belajar.
Nara sumber membagikan pengalamannya
berkiprah di bidang digital dari mulai membuka Tokopedia, menjadi konten creator,
mengikuti pelatihan digital dan membuka pelatihan digital untuk pemula.
Peserta kegiatan diajak untuk
beradaptasi dengan teknologi dan menggunakannya untuk mempermudah penyelesaian
pekerjaan. Peserta diajak mempraktekkan pembuatan brosur dengan menggunakan foto dan teknologi chat
gpt.
Kegiatan sosialisasi disemarakkan
dengan bazar UMKM binaan Kanwil DJKN DKI Jakarta yang berasal dari masyarakat
umum, pegawai dan para penyandang disabilitas.
Foto Terkait Berita