Being A good Leader
Henny Purwanti
Rabu, 17 Juli 2024 |
517 kali
Berani
menjadi seorang pemimpin memang hebat, tetapi menjadi pemimpin yang baik adalah
hal yang luar biasa. Pemimpin yang baik akan mengarahkan dan membawa timnya ke
arah kesuksesan, tetapi hal tersebut penuh akan tantangan, sekali saja salah langkah
maka memungkinkan untuk kehilangan rasa hormat dari tim.
Untuk
menjadi pemimpin yang baik tidak mengharuskan seorang individu untuk memiliki
sifat kepemimpinan. Kita dapat mulai belajar untuk menjadi pemimpin dengan
mengikuti berbagai kesempatan, baik di lingkungan pekerjaan, atau bahkan dapat
dimulai dari kita yang sering memimpin kelompok-kelompok kecil atau organisasi.
Tetapi tidak semua pemimpin itu baik dan mempunyai karakter yang bisa dicontoh.
Berani saja tidak cukup, maka kita perlu untuk menjadi a good leader.
Lalu bagaimana caranya
menjadi a good leader?
1. Tujuan Jelas
Hal pertama yang
menjadi dasar adalah mempunyai visi dan tujuan yang jelas, maka dari itu tentu
kamu akan memiliki perencanaan dan strategi yang baik .
2. Attitude
Hal dasar kedua adalah
attitude, pemimpin tentunya harus memiliki attitude yang baik dan positif.
Menjadi pemimpin tentu akan berinteraksi dengan orang lain, sehingga sangat
penting jika seorang pemimpin memiliki etika dan attitude yang baik.
3. Pendengar yang baik
Untuk menjadi pemimpin
yang baik, tentu kamu perlu untuk dapat menjadi seseorang yang dapat
mendengarkan orang lain, baik kritikan atapun saran.
4. Terus belajar
Pemimpin yang baik,
bukanlah pemimpin yang mudah puas akan keberhasilannya, melainkan terus
belajar, terutama pada kegagalan-kegagalan yang didapatkan. Dengan sifat yang
ingin terus belajar, maka dapat menjadikan wawasan seorang pemimpin menjadi
semakin luas, sehingga pemikiran akan semakin terbuka.
5. Mengakui kesalahan
Pemimpin yang baik
tidak akan menyembunyikan kesalahannya atau bahkan tidak ingin salah, sehingga
tidak berani mengakui kesalahannya. Menjadi pemimpin memang tidak mudah, banyak
rintangan, sehingga memerlukan seseorang yang berani menanggung resiko dan
mengakui segala kesalahannya. Karena jika selalu menutupi kesalahan dan tidak
ingin salah maka akan menjadi boomerang.
6. Kecerdasan emosional
Bukan hanya attitude
dan wawasan yang luas saja, menjadi pemimpin yang baik tentu harus memiliki
kecerdasan emosional yang dimana dapat mengatur emosinya dengan baik kepada
siapapun dan dilingkungan manapun.
Maka
dari itu, berani saja tidak cukup. Sangat penting untuk menjadi pemimpin yang
berani dan baik bagi timnya atau organisasinya. Sehingga, untuk menjadi
pemimpin yang baik memerlukan berbagai usaha. Semoga tips diatas dapat membantu
untuk menjadi pemimpin yang baik di lingkungan organisasi, ataupun lembaga.
Penulis: Della Lukita Sari (Mahasiswa magang
pada Bidang KIHI Kanwil DJKN DKI Jakarta) - Fakultas Ilmu Komunikasi,
Universitas Pancasila
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |