Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Artikel Kanwil DJKN DKI Jakarta
Being A good Leader

Being A good Leader

Henny Purwanti
Rabu, 17 Juli 2024 |   517 kali

Berani menjadi seorang pemimpin memang hebat, tetapi menjadi pemimpin yang baik adalah hal yang luar biasa. Pemimpin yang baik akan mengarahkan dan membawa timnya ke arah kesuksesan, tetapi hal tersebut penuh akan tantangan, sekali saja salah langkah maka memungkinkan untuk kehilangan rasa hormat dari tim.

Untuk menjadi pemimpin yang baik tidak mengharuskan seorang individu untuk memiliki sifat kepemimpinan. Kita dapat mulai belajar untuk menjadi pemimpin dengan mengikuti berbagai kesempatan, baik di lingkungan pekerjaan, atau bahkan dapat dimulai dari kita yang sering memimpin kelompok-kelompok kecil atau organisasi. Tetapi tidak semua pemimpin itu baik dan mempunyai karakter yang bisa dicontoh. Berani saja tidak cukup, maka kita perlu untuk menjadi a good leader.

Lalu bagaimana caranya menjadi a good leader?

1. Tujuan Jelas

Hal pertama yang menjadi dasar adalah mempunyai visi dan tujuan yang jelas, maka dari itu tentu kamu akan memiliki perencanaan dan strategi yang baik .

2. Attitude

Hal dasar kedua adalah attitude, pemimpin tentunya harus memiliki attitude yang baik dan positif. Menjadi pemimpin tentu akan berinteraksi dengan orang lain, sehingga sangat penting jika seorang pemimpin memiliki etika dan attitude yang baik.

3. Pendengar yang baik

Untuk menjadi pemimpin yang baik, tentu kamu perlu untuk dapat menjadi seseorang yang dapat mendengarkan orang lain, baik kritikan atapun saran.

4. Terus belajar

Pemimpin yang baik, bukanlah pemimpin yang mudah puas akan keberhasilannya, melainkan terus belajar, terutama pada kegagalan-kegagalan yang didapatkan. Dengan sifat yang ingin terus belajar, maka dapat menjadikan wawasan seorang pemimpin menjadi semakin luas, sehingga pemikiran akan semakin terbuka.

5. Mengakui kesalahan

Pemimpin yang baik tidak akan menyembunyikan kesalahannya atau bahkan tidak ingin salah, sehingga tidak berani mengakui kesalahannya. Menjadi pemimpin memang tidak mudah, banyak rintangan, sehingga memerlukan seseorang yang berani menanggung resiko dan mengakui segala kesalahannya. Karena jika selalu menutupi kesalahan dan tidak ingin salah maka akan menjadi boomerang.  

6. Kecerdasan emosional

Bukan hanya attitude dan wawasan yang luas saja, menjadi pemimpin yang baik tentu harus memiliki kecerdasan emosional yang dimana dapat mengatur emosinya dengan baik kepada siapapun dan dilingkungan manapun.

Maka dari itu, berani saja tidak cukup. Sangat penting untuk menjadi pemimpin yang berani dan baik bagi timnya atau organisasinya. Sehingga, untuk menjadi pemimpin yang baik memerlukan berbagai usaha. Semoga tips diatas dapat membantu untuk menjadi pemimpin yang baik di lingkungan organisasi, ataupun lembaga.

 

 

Penulis: Della Lukita Sari (Mahasiswa magang pada Bidang KIHI Kanwil DJKN DKI Jakarta) - Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Pancasila

Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Floating Icon