Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita Kanwil DJKN Jawa Barat
Perlunya Membangun Budaya Literasi Informasi di Era Keterbukaan Informasi Publik

Perlunya Membangun Budaya Literasi Informasi di Era Keterbukaan Informasi Publik

N/A
Kamis, 03 September 2020 |   979 kali

Kemampuan literasi informasi sangat penting karena pesatnya kemajuan teknologi. Adanya ledakan informasi menuntut kemampuan masyarakat untuk menemukan dan mengunakan informasi  secara efektif dan bermanfaat. Miliaran informasi yang tersedia membuat pencari dan pengguna informasi kebingungan untuk mendapatkan informasi yang relevan. Menyikapi hal tersebut, Balai Diklat Keuangan (BDK) Cimahi bekerja sama dengan Kanwil DJKN Jawa Barat mengadakan acara Open Class webinar melalui aplikasi zoom meeting pada Rabu (02/09/20) yang mengangkat tema “Membangun Budaya Literasi Informasi Di Era Keterbukaan Informasi Publik” dan diikuti oleh lebih dari 300 (tiga ratus) orang peserta. Bertindak selaku narasumber adalah Ferry Gunawan, Kepala Bagian Manajemen Strategi Komunikasi Biro KLI Kemenkeu, dan moderator Leonarda Sambas (Widyaiswara Ahli Madya BDK Cimahi). Hadir pula pada kegiatan tersebut Kepala Kanwil DJKN Jawa Barat, Tavianto Noegroho selaku Keynote speaker.

Kegiatan Open Class ini dibuka oleh Kepala  BDK Cimahi, Eko Sulistyo, yang pada sambutannya menyampaikan bahwa Literasi Informasi saat ini sangat berkaitan erat dengan internet, dan kita selaku ASN di lingkungan kemenkeu perlu membangun kedewasaan dalam menggunakan internet ini sesuai dengan nilai-nilai Kementerian Keuangan. Senada dengan hal tersebut, Tavianto Noegroho yang menjadi keynote speaker pada kegiatan webinar tersebut juga menyampaikan bahwa internet bisa kita gunakan untuk mempromosikan organisasi kita karena kita semua adalah bagian dari alat kehumasan dari instansi kita, oleh karena itu kita perlu untuk memiliki keterampilan literasi informasi. Ia juga menyampaikan bahwa ada 7 (tujuh) tahapan untuk memperoleh keterampilan literasi informasi, yaitu mendefinisikan kebutuhan informasi, menetapkan strategi pencarian, mengumpulkan sumber-sumber, menilai dan memahami informasi, menerjemahkan informasi, mengkomunikasikan informasi dan mengevaluasi produk dan prosesnya.

Selanjutnya, Ferry Gunawan selaku narasumber menyampaikan bahwa kita sebagai ASN Kemenkeu harus bijak dalam menggunakan internet, khususnya media sosial. ia juga mengingatkan bahwa Kemenkeu sudah memberikan panduan aktivitas dan penggunaan media sosial bagi pegawai Kemenkeu melalui SE-16/MK.01/2018 yang dikeluarkan untuk memitigasi risiko negatif pegawai dalam menggunakan media sosial yang dapat mempengaruhi citra Kemenkeu. Selain itu, Ia juga mengingatkan bahwa apa yang kita unggah di internet akan dapat terlihat oleh semua orang namun seluruh rekam jejak digital kita tidak dapat dihapus.  (Humas Kanwil DJKN Jabar)

 

Foto Terkait Berita

Floating Icon