Menjalin Sinergi Dalam Penataan dan Pemanfaatan Sungai Citarik
Okto Vierten Masrel
Senin, 13 April 2020 |
324 kali
Kamis (09/04/2020) bertempat di
BBWS Citarum Jl. Inspeksi Cidurian Kota
Bandung, Kanwil DJKN Jawa Barat, BBWS Citarum, tokoh masyarakat, dan komunitas
lingkungan penggiat Sungai Citarik mengadakan pertemuan untuk membahas penataan
Sungai Citarik. Pertemuan ini diinisiasi oleh Acep Irawan, Kepala Bidang
Penilaian Kanwil DJKN Jawa Barat, dengan tujuan untuk menyamakan persepsi antar
pihak-pihak yang terlibat dalam penataan Sungai Citarik. Penataan dan pemanfaatan
Sungai Citarik merupakan salah satu proposal proyek Kanwil DJKN Jawa Barat
dalam kompetisi inovasi pemanfaatan aset
(KOIN) DJKN tahun 2020.
Dalam kesempatan tersebut dibahas
mengenai tanaman apa saja yang dapat ditanam pada area bantaran Sungai Citarik,
penataan daerah oxbow sungai yang
sudah terlanjur dibangun bangunan illegal oleh warga, pengelolaan dan tempat
edukasi sampah, rencana pemanfaatan Sungai Citarik untuk wahana wisata, dan
sinergi pihak-pihak yang akan terlibat dalam penataan Sungai Citarik.
Menurut Jaka (penggiat
lingkungan), sampah di Sungai Citarik bukan saja berasal dari sampah warga di
sekitar Sungai Citarik, tetapi juga dari Sub DAS (Daerah Aliran Sungai) yang
berada di hulu, untuk itu perlu pengelolaan sampah yang menyeluruh mulai dari
hulu sampai hilir. Jaring-jaring dan alat pengangkut sampah diperlukan di tiap
pintu-pintu air agar sampah tidak hanyut pada aliran selanjutnya, dan yang
lebih penting lagi adalah edukasi ke masyarakat agar tidak membuang sampah ke
sungai.
Jenis tanaman tematik, tanaman lunak, dan
bunga-bungaan menjadi alternatif untuk ditanam di bantaran Sungai Citarik, kata
Usep (Penggiat Tanaman)
dan diamini oleh Yayat (perwakilan dari BBWS Citarum). Sedangkan penataan oxbow sungai, dimana terdapat bangunan
liar dan bangunan pompa air milik desa seyogyanya dilakukan penertiban
seluruhnya dengan melibatkan Satgas
Citarum Harum. Pertemuan tersebut diakhiri dengan kesepakatan akan ada
peninjauan ke lapangan pada kesempatan berikutnya. (Naskah/Foto : Joko, Bidang Penilaian Kanwil
DJKN Jawa Barat)
Foto Terkait Berita