PERKEMBANGAN POLITEKNIK PARIWISATA BALI
Slamet Adi Priyatna
Kamis, 09 Juni 2022 |
480 kali
Pada awal
berdirinya pada tahun 1978 lembaga ini adalah lembaga pelatihan yang bertujuan
untuk merespon kebutuhan industri pariwisata yang membutuhkan tenaga pelaksana
utamanya bidang perhotelan, rekomendasi hasil studi UNDP dan ILO pada tahun
1972 Sehubungan dengan itu maka pada tanggal 27 Maret 1978 dibuka lembaga
pendidikan dan pelatihan kepariwisataan yang diberi nama Pusat
Pendidikan Perhotelan dan Pariwisata Bali yang disingkat menjadi P4B,
berlokasi di Kawasan Wisata Nusa Dua. Lembaga ini merupakan salah satu Unit
Pelaksana Teknis dari PT Pengembangan Pariwisata Bali atau Bali Tourism
Development Corporation (BTDC) yang mengelola Kawasan Wisata Nusa Dua.
Pioritas utama yang diberikan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan
perhotelan yaitu Pre-vocational Training Programme di P4B
adalah lulusan SD atau siswa “drop out” SLTP yang berasal dari
masyarakat dari desa sekitar kampus P4B. penerimaan mahasiswa Program Reguler
angkatan pertama mulai dilaksanakan pada tahun akademik 1979/1980.
Perkembangan
industri pariwisata pada saat itu sangat pesat sehingga tuntutan kualitas
sumber daya manusia pariwisata khususnya pada tingkat pimpinan sangat
dibutuhkan. Maka untuk mengantisipasi kebutuhan industri pariwisata tersebut
sesuai Keputusan Presiden Nomor : 102 Tahun 1993 BPLP Bali ditingkatkan
statusnya menjadi Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali yang
disingkat STPNB dengan konsentrasi program pendidikan dan
pelatihan kepariwisataan pada jenjang Diploma 3 dan 4. Mulai tahun akademik
2008/2009 STPNB membuka Program Sarjana (Strata 1), sesuai Surat Persetujuan
Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Nomor : 947/D/T/2008 tanggal 31 Maret 2008
tentang Rekomendasi Penyelenggaraan Program Studi Bisnis Hospitaliti di STPNB
dan pada tahun 2019 STPNB juga mendirikan Program S2 Magister Terapan
Pariwisata.
Berdasarkan surat Nomor
B/872/M.KT.01/2019 tanggal 23 September 2019 Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua
Bali telah resmi Alih Status menjadi Politeknik Pariwisata Bali dan mendapatkan
persetujuan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Politeknik Pariwisata Bali yang selanjutnya disebut Poltekpar Bali merupakan
perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi bidang kepariwisataan
di lingkungan Kementerian Pariwisata dan pada tanggal 21 Oktober 2019
dilaksanakannya Serah Terima Jabatan Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Bali
kepada Direktur Politeknik Pariwisata Bali. Saat ini Politeknik Pariwisata Bali
memiliki 2 Jurusan dengan 10 Program Studi dan 1 Pasca Sarjana
Foto Terkait Berita