Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita Kanwil DJKN Bali dan Nusa Tenggara
Lelang Karya Seni Anak Negeri Laku Rp1,4 miliar

Lelang Karya Seni Anak Negeri Laku Rp1,4 miliar

N/A
Selasa, 14 Februari 2017 |   3711 kali

Ubud (11/2) - PT Balai Lelang Larasati kembali menyelenggarakan lelang benda seni karya anak bangsa dan perupa internasional berupa lukisan dan ukiran.

Lelang yang digelar hari Sabtu di Larasati Fine Art Tebesaya Galleri (LFATG) , Ubud, Gianyar, Bali itu dipimpin Pejabat Lelang Kelas II Ni Luh Pujiantini. Sebanyak 68 lukisan dari berbagai macam aliran serta 2 buah ukiran ditawarkan pada lelang yang bertajuk “Tradisional Modern and Temporary Art”.

Lelang dibuka oleh pejabat lelang kelas II Ni Luh Pujiantini yang dilanjutkan Daniel perwakilan dari PT. Balai Lelang Larasati. Lelang dimulai dengan menghadirkan afslager yang sudah tidak asing lagi yaitu Anita Archer.

Dalam sambutannya, Daniel berkeinginan Balai Lelangnya dapat menjangkau seniman dan peminat seni di wilayah Bali untuk berperan serta dan menjalin kerja sama untuk memasarkan karya seni di Bali.

Seperti biasa lelang dihadiri oleh peserta yang datang dari dalam dan luar negeri seperti Perancis dan Belanda. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal dan Kekayaan Negara Bali dan Nusa Tenggara pun hadir diwakili oleh Kepala Seksi Bimbingan Lelang I, Ni Made Ayu Sri Astini yang di dampingi Ketut Suparma untuk melakukan pemantauan pelaksanaan lelang non eksekusi sukarela tersebut.

Selanjutnya, Anita Archer yang sudah terbiasa menjadi Afslager lelang-lelang di Bali ini memandu lelang dengan lugas. Dengan piawai ia mengajak para penawar untuk menawar setinggi-tingginya masing-masing lot barang. Selain peminat melakukan penawaran langsung, lelang hari itu juga dilakukan dengan cara penawaran tanpa kehadiran peserta yakni penawaran melalui telepon dengan menggunakan teknologi internet live auctions.

“Menakjubkan” kata yang pas untuk menggambarkan hasil lelang hari itu. Dari 70 lot barang yang di lelang, sebanyak 44 lot dapat terjual dengan pokok lelang 1,4 miliar rupiah. Salah satu lukisan yang merupakan karya Jan Christiaan Poortenaar (Amsterdam, 1886) dengan judul “Javanes Dancer”, oil canvas 91 x 60 cm, berhasil mencapai harga tertinggi 220 juta rupiah. Terdapat juga karya seni berupa ukiran kayu berjudul “Devotion” karya I Ketut Djedeng yang ditaksir senilai 1,5 juta rupiah laku dengan harga 13 juta rupiah.

Saat wawancara Ayu Sri menyampaikan agar kerja sama antara PL kelas II dan Balai Lelang yang khusus melelang benda seni dapat ditingkatkan sehingga dapat menjangkau karya seniman seniman yang saat ini masih tersebar wilayah Bali supaya diikutsertakan dalam pameran dan lelang lukisan tersebut. (Teks/Foto: Zul/Fiul)

Foto Terkait Berita

Floating Icon