Kawasan Taman Nasional Komodo
Yuniantoro Sudrajad
Rabu, 24 Januari 2024 |
25819 kali
Taman
Nasional Komodo berada di antara Pulau Sumbawa dan Pulau Flores di
kepulauan Indonesia Tengah. Secara administrative termasuk dalam Wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kawasan ini ditetapkan sebagai Taman
Nasional Komodo pada tanggal 6 Maret 1980 dan
dinyatakan sebagai Cagar Manusia dan Biosfer pada tahun 1977 dan juga sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 1991, sebagai Simbol Nasional oleh Presiden RI pada tahun 1992, sebagai Kawasan Perlindungan Laut pada tahun 2000 dan juga sebagai salah satu Taman Nasional Model di Indonesia pada tahun 2006.Taman Nasional Komodo memiliki luas 173.300 ha meliputi
wilayah daratan dan lautan dengan lima pulau utama yakni Pulau Komodo, Pulau Padar, Pulau Rinca, Gili Motang, Nusa Kode dan juga pulau-pulau kecil lainnya. Kepulauan
tersebut dinyatakan sebagai Taman nasional untuk
melindungi Komodo yang terancam
punah dan habitatnya serta keanekaragaman hayati di dalam wilayah tersebut. Taman
lautnya dibentuk untuk melindungi biota laut yang sangat beragam yang terdapat
disekitar kepulauan tersebut, termasuk yang terkaya di bumi.
Taman Nasional komodo terletak di kawasan Wallacea Indonesia.
Kawasan Wallacea terbentuk dari pertemuan dua benua yang membentuk deretan unik
kepulauan bergunung api, dan terdiri atas campuran burung serta hewan dari
kedua benua Autralia dan Asia. Terdapat 254 spesies tumbuhan yang berasal dari Asia dan
Australia di Taman Nasional Komodo. Selain itu, juga terdapat 58 jenis binatang
dan 128 jenis burung. Perpaduan berbagai vegetasi di Taman Nasional Komodo
memberikan lingkungan yang baik bagi berbagai jenis binatang dalam kawasan ini.Terdapat
empat kampung di dalam Taman Nasional Komodo. Pulau Komodo memiliki
satu kampung yakni kampung
Komodo; Pulau Rinca memiliki
dua kampung yakni Rinca dan Kerora, dan Pulau Papagarang memiliki satu kampung yakni kampung Papagaran. Hingga tahun 2010,
masyarakat yang tinggal di dalam kawasan berjumlah 4.251 orang dan
sebagian besar masyarakat bermata pencaharian sebagai Nelayan. Mayoritas masyarakat memeluk agama Islam.
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |
Foto Terkait Artikel