Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Artikel Kanwil DJKN Bali dan Nusa Tenggara
Lapangan Puputan Badung

Lapangan Puputan Badung

Yuniantoro Sudrajad
Rabu, 20 September 2023 |   11540 kali

Denpasar - Lapangan Puputan Badung ini memang cukup populer di kalangan warga, apalagi di seberang lapangan di sebelah timurnya terdapat objek wisata Museum Bali dan juga pura Jagadnatha. Namun demikian mungkin jarang mengetahui latar belakang akan sejarah bagaimana berdirinya monumen Puputan Badung yang berdiri di sisi Utara lapangan tersebut, tugu tersebut tidak sekedar hiasan belaka, tetapi memiliki makna akan perjuangan rakyat Badung dalam mengusir penjajah Belanda. Cerita sejarah tentang perlawanan rakyat berawal dari perlawanan I Gusti Ngurah Made Agung pada tahun 1906 melawan kolonial Belanda, merupakan sejarah tentang rakyat Bali yang tetap dikenang sampai saat ini. Peristiwa heroik tersebut dikenal sebagai peristiwa Puputan Badung, perang puputan yang berarti habis-habisan melawan penjajah dan sampai gugur di medan perang untuk mempertahankan kehormatan serta mempertahankan bumi pertiwi. Pada saat perang puputan tersebut I Gusti Ngurah Made Agung yang saat itu sebagai raja Badung gugur di medan laga sebagai ksatria bangsa yang mempertahankan tanah Bali.

       Untuk mengenang dan menghormati jasa pahlawan yang dipimpin oleh I Gusti Ngurah Made Agung yang gugur di medan perang, maka dibuatkanlah tugu atau monumen Puputan Badung di tengah kota Denpasar. Peristiwa heroik dan kepahlawanan beliau wajib dikenang, bagaimana gigihnya melawan penjajahan, sehingga generasi anak bangsa bisa lebih mengenang jasanya dan tidak melupakan sejarah, I Gusti Ngurah Made Agung sendiri adalah raja Badung ke-7 yang memerintah kerajaan dari tahun 1902-1906. Kemudian pada tanggal 10 September 2009 melalui SK walikota thn 2009, lapangan tempat berdirinya monumen Puputan Badung tersebut diberikan nama Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung. Alamat dan lokasi berada di jalan Surapati, Denpasar di simpang Catur Muka di tengah kota Denpasar. Lapangan Puputan Badung Denpasar ini, berdekatan dengan sejumlah objek wisata populer di Denpasar seperti Museum Bali, tempat belanja oleh-oleh pasar Kumbasari, Taman Budaya Bali (Art Center) dan juga Monumen Bajra Sandhi.

Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.

Foto Terkait Artikel

Floating Icon