Keindahan pantai Melasti dengan pasir putihnya
Yuniantoro Sudrajad
Selasa, 09 Mei 2023 |
46839 kali
Pantai Melasti terletak di desa Ungasan
yang termasuk wilayah Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung yang mempunyai
sebuah potensi sumber daya alam yang
ditunjang oleh sarana prasarana yang ada. Desa Ungasan adalah desa yang
berbukit, terletak kurang lebih 4 Km dari Kecamatan Kuta Selatan dapat ditempuh
dalam waktu 15 menit dengan kendaraan umum. Kemudian 34 Km dari Ibu Kota Provinsi.Pantai
Melasti merupakan salah satu pantai di daerah Bali Selatan yang saat ini sedang
dalam tahap pembangunan fisik. Pantai ini diberikan nama “Melasti” karena
pantai ini digunakan sebagai tempat untuk kegiatan upacara melasti / penyucian
diri oleh warga sekitar yang biasanya dilakukan menjelang perayaan hari raya
Nyepi di Bali. Tidak seperti pantai Pandawa yang selalu dikunjungi oleh banyak
wisatawan mapun pengunjung tiap harinya. Hal ini dapat dilihat dari belum
tersedianya fasilitas - fasilitas yang lengkap dan ada beberapa fasilitas dalam
tahap pembuatan. Kondisi geografis wilayah pantai hampir serupa dengan Pantai
Pandawa yakni memiliki tebing kapur, sehingga wisatawan akan disuguhkan dengan
pemandangan bukit kapur sebelum sampai di bibir pantai. Pantai Melasti ini
memiliki potensi alam, potensi budaya dan potensi manusia.
Potensi wisata pantai Melasti merupakan daya tarik agar wisatawan tertarik
untuk berkunjung ke tempat tersebut yang memiliki potensi sebagai berikut:
1. Potensi
Alam
Potensi alam yang terdapat di Pantai
Melasti yaitu berupa pantai dan keindahan bebatuan karang yang menjulang tinggi
serta gulungan ombak dengan gelombang yang tinggi. Panorama pantai yang
terdapat di Pantai Melasti, mempunyai keunikan tersendiri dimana keunikan itu
merupakan hamparan pasir putih yang masih alami, terdapatnya anjungan yang
menjorok ketengah laut dan urugan bebatuan kapur sebagai pencegahan abrasi
pasang surut air laut.
2. Potensi
Budaya
Pantai Melasti juga memiliki potensi budaya
yang bisa dijadikan sebagai daya tarik wisata. Terdapatnya Pura Segara yang
dimana merupakan tempat suci bagi para masyarakat Desa Ungasan. Pura Segara
dulunya dipakai sebagai tempat persembahyangan bagi umat Hindu di Desa Ungasan,
upacara keagamaan sering dilakukan di Pura Segara seperti upacara melasti,
upacara pakelem, upacara nganyud ka pasih dan upacara piodalan. Pantai Melasti
merupakan kawasan suci bagi masyarakat Desa Ungasan, dikarenakan dulunya Pantai
Melasti hanya dijadikan sebagai upacara melasti.
3. Potensi
Buatan
Potensi buatan yang terdapat di Pantai
Melasti, dapat dilihat dari segi akses jalan masuk ke pantai. Dimana pembelahan
tebing yang dilakukan oleh pihak Bendesa yang dibantu oleh para masyarakat
lokal sebagai investor dalam pembuatan akses jalan. Potensi ini bisa dijadikan
sebuah daya tarik wisata dimana tebing di keruk dan dijadikan akses jalan yang
melingkar. Bukan hanya dalam akses jalan pembuatan anjungan juga berpotensi
sebagai daya tarik wisata dimana hanya di Pantai Melasti yang terdapat anjungan
yang menjorok ke laut dengan gelombang pasang air laut yang tinggi.
Dengan adanya daya tarik wisata tersebut, kedepannya pantai Melasti dapat menjadi destinasi pariwisata internasional yang bisa lebih menarik perhatian dunia dengan keindahan alamnya dan pesona pasir putihnya. Selain itu, pantai Melasti diharapkan dapat menjadi pendongkrak perekonomian khususnya sektor UMKM masyarakat Bali setelah hampir 2 tahun ditimpa pandemic Covid-19.
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |
Foto Terkait Artikel