Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 1 50-991    ID | EN      Login Pegawai
 
KPKNL Jayapura > Artikel
Konsep Open Workspace
Nabhan Shidqi Farghani
Jum'at, 07 Oktober 2022   |   87 kali

    Kita pasti tidak asing dengan nama Microsoft. Perusahaan asal amerika tersebut merupakan perusahaan software yang sangat sukses. Banyak aplikasi seperti microsoft word, microsoft excel dan aplikasi-aplikasi microsoft lainnya yang bisa kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Pernahkah kita terpikirkan tentang bagaimana keadaan kantor perusahaan microsoft? Apakah dipenuhi oleh jejeran berbagai macam komputer yang memenuhi ruangan? Jika kita melihat secara langsung ke kantor Microsoft Indonesia yang berada di Kawasan Berniaga Sudirman (SCBD), Jakarta. Ternyata, perusahaan teknologi yang berfokus pada perangkat lunak itu memiliki kantor bersifat open workspace, jauh dari gambaran tata letak kantor yang disesaki deretan komputer dan kaku. Lalu apakah arti dari open workspace? 


Pengertian open workspace

    Menurut Rustam Hakim, Ruang terbuka atau open workspace adalah ruang yang terbentuk karena adanya kebutuhan akan perlunya suatu tempat untuk bertemu atau berkomunikasi antara satu manusia dengan manusia lainnya. Dengan adanya pertemuan maka kemungkinan akan timbul bermacam-macam kegiatan pada ruang terbuka tersebut. Dengan demikian dapat dikatakan pula bahwa ruang terbuka merupakan ruang yang dapat menampung aktifitas tertentu oleh manusia baik secara individu maupun kelompok Dari beberapa pengertian tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian dari ruang terbuka adalah ruang yang berada di luar bangunan yang dapat dipergunakan oleh manusia baik secara individu maupun berkelompok untuk melakukan aktifitas seharihari, seperti: berjalan kaki, berolah-raga, rekreasi, sosialisasi, dan lain-lain. Karakteristik utama konsep open workspace adalah tidak adanya kubikel atau sekat. Desain interiornya juga modern. Berbagai fasilitas kekinian turut disediakan untuk akomodasi kebutuhan pegawai, seperti vending machine hingga playroom.


Konsep open workspace dan implementasi nya di DJKN

    Di lingkungan Kemenkeu, DJKN merupakan salah satu unit yang telah mengimplementasikan open workspace, yang dimulai di lingkungan Kantor Pusat DJKN. Telah dilakukan perombakan/perubahan struktur ruangan menyesuaikan dengan desain yang telah dibuat, dimana saat ini hampir semua ruangan kerja telah dimodifikasi menjadi open workspace yang tidak ada sekat/dinding ruangan kecuali ruangan para pejabat Eselon II. Hal tersebut mulai diikuti oleh instansi vertikal dari DJKN yaitu KPKNL di berbagai wilayah yang tersebar di seluruh Indonesia termasuk di KPKNL Jayapura. Menurut penulis yang termasuk kedalam generasi millennial, penerapakan open workspace ini sangat menunjang produktivitas dan baik secara interaksi sosial. Namun tiap tiap pegawai tentu memiliki pendapat mereka masing-masing.



Dampak positif

Ada beberapa hal positif yang menjadi keunggulan dari konsep open workspacee yaitu

1. Menambah kenyamanan dan produktivitas

Generasi milenial yang lebih dinamis cenderung merasa lebih tertantang untuk produktif saat berada di ruang kerja yang terbuka. Mengapa? Mereka cenderung open minded serta mau mencoba hal baru. Konsep ruang kerja konvensional yang tertutup akan menyekat kemajuan.


2. Mempermudah Kerja Sama dan Komunikasi

Kerja sama dan komunikasi sesama karyawan dan tim menjadi lebih mudah. Interaksi langsung juga lebih tinggi jika dibandingkan bekerja di ruang tertutup.


3. Mendorong Kreativitas

Atmosfer kantor yang positif dan terbuka akan mendorong kreativitas karyawan dalam menemukan gagasan baru. Inovasi dapat dengan mudah diciptakan dan mendorong kemajuan perusahaan.


Dampak Negatif

Namun, dibalik hal positif ada juga dampak negatif yang ditimbulkan dari diterapkannya system open workspace yaitu :

1. Kurangnya Ruang Pribadi

Saat hendak membicarakan sesuatu yang sifatnya privat, karyawan dan manajer harus mencari ruangan khusus. Solusinya adalah perusahaan harus menyediakan ruang meeting.


2.Menurunnya fokus terhadap pekerjaan

Banyaknya orang dalam satu ruangan yang sama dapat mengganggu konsentrasi dalam mengerjakan pekerjaan. Suara percakapan, telepon, dan kesibukan orang lain dapat terdengar jelas di ruangan kantor yang menggunakan kantor open workspace.














Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Foto Terkait Artikel
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami | Oppini