Damkar Menyapa: Siaga Gempa Bumi, Waspada Erupsi, dan Simulasi Penggunaan APAR pada KPKNL Bekasi
Dwiki Achmad Giffary
Rabu, 23 September 2026 |
54 kali
KPKNL Bekasi mempunyai
kegiatan rutin yang diberi nama Rabu Cendekia (Cengkarama, Edukasi dan Berbagi
Idea). Rabu Cendekia merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan sebagai salah
satu upaya untuk terus membangun budaya belajar di lingkungan KPKNL Bekasi
sekaligus mendukung keberlanjutan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan
Melayani (WBBM) yang telah diraih oleh KPKNL Bekasi.
Edisi Rabu Cendekia Pada Rabu tanggal 23 September 2026 ini dijalankan dalam rangka menjalankan manajemen keberlangsungan bisnis KPKNL Bekasi. Untuk selalu memastikan keberlangsungan layanan utama setelah terjadi gangguan seperti bencana atau kedaruratan yang lain, maka KPKNL Bekasi mengundang Dinas Pemadam dan Penyelamatan Kota Bekasi yang dihadiri oleh Bapak Rahmat selaku Komandan Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi untuk memberikan sosialisasi terkait dengan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam gempa bumi , erupsi gunung berapi beserta pelatihan simulasi penggunaan APAR.
Dalam sambutannya Kepala
KPKNL Bekasi, Yuliadi Purawibawa memberikan arahan terkait pentingnya mitigasi bencana alam seperti gempa
bumi dan erupsi berapi dan meningkatkan kewaspadaan terkait resiko kebakaran beserta pentingnya meningkatkan pemahaman terkait dengan penanganan kebakaran
Untuk selanjutnya, Rahmat selaku Komandan Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota
Bekas menyampaikan bahwa selain menangani kebakaran, masyarakat saat ini juga meminta
bantuan untuk hal-hal lain, sebagai contoh yang sering terjadi adalah membantu
melepaskan cincin, menangkap ular yang masuk rumah, serangan lebah dan
lain-lain. Pada kesempatan ini juga diberikan materi terkait dengan langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan untuk menyelamatkan diri dalam
menghadapi situasi bencana alam seperti gempa bumi dan erupsi gunung berapi.
Pada materi disampaikan bahwa pada saat gempa bumi kita harus segera mencari tempat
berlindung seperti di bawah meja atau tempat yang bisa kita gunakan untuk
berlindung dan segera bergerak menuju lokasi evakuasi apabila sudah tidak ada
terjadi gempa susulan. Selain itu terkait dengan kebakaran, apabila muncul
percikan api yang masih kecil untuk segera dapat dipadamkan dengan menggunakan
APAR tanpa menunggu api membesar terlebih dahulu. Apabila terdapat situasi
kebakaran yang tidak dapat tertangani, diharapkan untuk segera menghubungi call
center pemadam kebakaran Kota Bekasi. Salah satu penyebab penanganan kebakaran
itu terlambat salah satunya adalah dipicu oleh tidak adanya respon segera untuk
menghubungi call center pemadam kebakaran Kota Bekasi.
Agenda berikutnya yaitu
simulasi penggunaan alat pemadam kebakaran. Disampaikan bagaimana cara
menggunakan alat pemadam kebakaran yang baik dan benar. Acara berlangsung
dengan tertib dan lancar. Semua pegawai mengikuti edukasi dengan semangat,
demikian juga pada saat melaksanakan simulasi. Kegiatan ini diharapkan untuk
dapat menambah pemahaman dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi
kedaruratan.
Teks, foto, dan editor : Tim Pengelola Informasi dan Berita Kedinasan KPKNL Bekasi
Foto Terkait Berita