Etika dalam Berkirim Pesan Dengan Whatsapp
Atik Setyarini
Selasa, 19 November 2024 |
3407 kali
Manusia adalah makhluk sosial yang perlu berinteraksi dengan manusia
lain. Dalam berinteraksi, manusia melakukan komunikasi. Banyak cara untuk
berkomunikasi antara lain melalui tatap muka atau melalui media
komunikasi. Saat ini hampir semua orang mempunyai handphone untuk
berkomunikasi. Terdapat dua tipe orang yang menggunakan handphone untuk
berkomunikasi yaitu yang lebih suka berkomunikasi dengan bertelepon langsung
bahkan kalau perlu harus video call biar bisa bertatapan langsung. Tapi ada
juga orang yang lebih suka untuk berpesan singkat saja. Bahkan jika ada orang
yang menelepon, apalagi dari nomor yang tidak dikenal, ada rasa enggan untuk
mengangkat nya, dan berpikir jika penting bisa mengirim pesan singkat.
Whatsapp sudah menjadi bagian yang sangat penting dalam kehidupan
sehari-hari kita. Whatsapp merupakan media sosial terbesar ketiga didunia
setelah YouTube dan Facebook. Indonesia merupakan negara terbesar keempat
jumlah pengguna aktifnya dengan sekitar 87 juta pengguna aktif. Whatsapp merupakan
aplikasi untuk berkomunikasi yang populer karena kemudahan penggunaan dan juga
banyak nya fitur yang melengkapi
Dalam kehidupan sehari-hari meski terlihat sepele, ketika kita
berkomunikasi dengan Whatsapp, sebaiknya kita memperhatikan beberapa aturan
tidak tertulis agar kita tidak dianggap kurang sopan atau mengganggu
orang lain, yaitu:
1. Jangan disingkat
Banyak pengguna WA yang suka menyingkat pesan yang dikirimkan. Mungkin
dirasa lebih cepat dan praktis, tapi ini bisa membuat pesan sulit dipahami dan
salah tafsir dengan maksud yang ingin disampaikan. Jadi hindari kebiasaan
menyingkat kata.
2. Gunakan tanda baca
Selain sebagai pelengkap tulisan, tanda baca juga mempengaruhi cara
pesan diterima. Dengan tanda baca titik, koma atau tanda tanya bahkan tanda seru,
sangat membantu penerima pesan untuk menangkap maksud ataupun emosi yang ingin
disampaikan.
3. Biasakan menulis kata tolong, terima
kasih, dan maaf
Tiga kata di atas sangatlah penting
dalam berkomunikasi. Mengucapkan kata tolong dan terima kasih menunjukkan bahwa
kita menghargai waktu dan usaha orang lain. Dan kata maaf adalah cara yang
mudah namun efektif untuk menjaga hubungan yang baik dengan orang lain.
4. Selalu menghormati siapapun
Menyapa orang lain dengan kata bapak, ibu, mas mbak atau kak, dik adalah
bentuk penghormatan kepada orang lain apalagi jika belum memiliki kedekatan.
Kata sapaan yang sopan menunjukkan bahwa kita menghargai orang lain dan membuat
percakapan lebih nyaman.
5. Gunakan emoji sebagai pelengkap saja
Kadang kita malas mengetik sehingga bila ada pesan masuk dibalasnya
dengan emoji saja. Emoji memang menyenangkan dan bisa menambah ekspresi
dalam percakapan, tapi janganlah kita hanya mengandalkan emoji saja tanpa kata
kata. Kalau kita menggunakan emoji saja tanpa didampingi kata-kata bisa membuat
pesan terkesan kurang serius atau bahkan disalahartikan
6. Perhatikan waktu saat mengirimkan pesan
Setiap orang kan pasti butuh waktu untuk beristirahat. Kecuali situasi
mendesak, untuk hal-hal yang tidak penting sebaiknya jangan mengirimkan pesan
pada saat jam-jam istirahat misal di atas jam sepuluh malam. Dengan menghargai
waktu orang yang kita ajak berkomunikasi, menunjukkan kepedulian kita terhadap
kenyamanan mereka.
Nah demikian tadi etika atau aturan sederhana yang tidak tertulis yang
sebaiknya kita ikuti untuk membuat komunikasi lewat WA lebih menyenangkan.
Sopan santun dalam berkomunikasi adalah kunci untuk menjaga hubungan baik
dengan orang lain.
Sumber: Artikel tulisan dari Riva Khodijah yang berjudul “6 Etika Kirim WhatsApp agar Tidak Mengganggu dan Dianggap Gak Sopan” Artikel ini telah tayang di Idntimes.com
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |