Jalan Lapangan Banteng Timur No. 2-4, Jakarta 10710

Sharing Knowledge Duta Kekayaan Negara KPKNL Biak: Mini Project tersebut bernama Huddle Time

By: Deta Novian Anantika Putra | Posted On: 2016-06-15 10:56:38

Biak – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Biak mengadakan Sharing Knowledge Transformasi Kelembagaan DJKN yang bertempat di Ruang Rapat KPKNL Biak pada Kamis, 09 Juni 2016. Sharing Knowledge tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh pegawai seusai kembali dari pendidikan dan pelatihan (Diklat) ataupun workshop. Sebagai pembicara dalam kesempatan sharing knowledge tersebut adalah Fachreisha, Duta Kekayaan Negara DJKN Tahun 2016 KPKNL Biak.

Dalam sharing knowledge tersebut disampaikan pentingnya transformasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN). Selain itu disampaikan juga tentang pentingnya perubahan proses bisnis DJKN yang dulunya lebih bersifat sebagai asset administrator menjadi asset manager sebagaimana pesan Menteri Keuangan yang ingin menjadikan DJKN sebagai revenue center yang ke empat setelah Ditjen Pajak, Ditjen Bea Cukai, dan Ditjen Anggaran. Tujuan dari Sharing knowledge tersebut adalah memberikan pemahaman tentang esensi dari transformasi kelembagaan dan mengubah mindset pegawai yang sebelumnya bersikap enggan terhadap transformasi kelembagaan berubah menjadi menerima dan mendukung. Sikap enggan tersebut dilandasi pikiran bahwa “Transformasi Kelembagaan berarti proses penggabungan yang nantinya akan berimbas pada wilayah kerja yang semakin luas dan cakupan daerah mutasi yang semakin terpencil”. Padahal transformasi kelembagaan tidaklah seperti itu, melainkan peningkatan kinerja dan pelayanan. Dengan kinerja yang lebih baik dan pelayanan yang prima maka peran DJKN sebagai pengelola kekayaan negara akan semakin diperhitungkan apalagi pada tahun 2016 ini DJKN tengah melakukan piloting Inventarisasi dan Penilaian Sumber Daya Alam.

Setelah sharing knowledge, acara dilanjutkan dengan pelaksanaan mini project dari Duta Kekayaan Negara sebagai salah satu pemberi inovasi dan perubahan di unit kerja masing-masing. Mini project tersebut bernama “Huddle Time” yang diharapkan dari pelaksanaan mini project tersebut akan meningkatkan communication skill, teamwork dan self confidence masing–masing pegawai di KPKNL Biak. Huddle time ini akan dilaksanakan sebulan sekali dimulai dari bulan Juni sampai dengan November 2016. Setiap bulan masing–masing seksi di KPKNL Biak akan tampil untuk memberikan informasi terkait tentang apa saja, semenarik mungkin, dan pada akhir periode dari mini project ini akan ditutup dengan kegiatan Family Gathering. Seksi lelang mendapat kesempatan pertama untuk tampil pada huddle time yang diwakili oleh Fachreisha. Pada kesempatan tersebut Fachreisha menyampaikan tentang pentingnya berinvestasi sejak dini dan membagi beberapa investasi ke dalam 2 (dua) kategori dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Selesai huddle time tersebut, Fachreisha melanjutkan dengan sesi tanya jawab terkait dengan materi yang telah disampaikan. Garis besar sesi tanya jawab dapat dirangkum sebagai berikut:

  1. Terkait dengan transformasi kelembagaan, para pegawai di KPKNL Biak setuju terhadap transformasi kelembagaan untuk meningkatkan pelayanan dan eksistensi DJKN. Dengan adanya co-location yang selama ini lebih terlihat menonjol pada pelayanan seksi PKN, diharapkan seksi lainnya yang ada di DJKN dapat ikut andil juga, seperti dari seksi lelang, seksi penilaian dan sebagainya;
  2. Jika penggabungan benar terjadi, diharapkan pegawai DJKN tetap bertugas di bidang/seksi masing-masing sembari mempelajari hal-hal baru sebagai konsekuensi dari proses penggabungan tersebut;
  3. Pegawai DJKN kedepannya diharapkan dapat menjadi spesialis. Ketika mereka sudah menguasai suatu bidang, lalu harus pindah ke bidang/seksi lain, ilmu yang mereka kuasai sebelumnya jadi sia–sia dan harus mengulang dari awal lagi. Ditambah lagi banyaknya peraturan yang berubah, akan menambah kesulitan bagi pegawai tersebut. Pegawai DJKN diharapkan tidak perlu pindah untuk menguasai bidang baru, tapi cukup dengan diberikan diklat atau workshop agar bisa mendapatkan ilmu terkait dengan bidang atau seksi lain sehingga mereka dapat juga memahami beban kerja di bidang/seksi lain;
  4. KPKNL Biak memiliki SDM yang minim, dikhawatirkan dengan penggabungan tersebut akan menambah beban kerja pegawai.

Dengan adanya kegiatan sharing knowledge dan aktualisasi mini project sebagai tugas di Duta Kekayaan Negara, diharapkan dapat memberikan motivasi kepada pegawai di KPKNL Biak dan meningkatkan potensi diri mereka yang tadinya sudah baik menjadi lebih baik lagi.

Foto terkait berita:

         
             
         
             
         
             
         

Share this post: