Semangat Transformasi dari Timur

5 Desember 2016 - 09:15     Tiar Nurita Qadarsih    news

 

 

Berbicara mengenai Wilayah Indonesia Timur, yang langsung teringat di pikiran kami adalah betapa aktifnya para pegawai di wilayah Indonesia Timur untuk berperan aktif dalam setiap kegiatan Transformasi Kelembagaan. Selain keelokan pesona alam Indonesia wilayah timur, tak kalah indahnya adalah keramahan para penduduk lokal serta betapa solidnya kerjasama di wilayah kerja Kanwil DJKN Papua dan Maluku yang dikepalai oleh Bapak Arik Hariyono dalam merencanakan kegiatan Sosialisasi Transformasi Kelembagaan DJKN dan Pemantauan Kesiapan Layanan Bersama (Co-location).

Hari Senin, 5 Desember 2016 bukanlah hari Senin biasa di Kanwil Papua dan Maluku. Hari ini, Ketua PMO DJKN turun langsung untuk menyosialisasikan Transformasi Kelembagaan DJKN. Dimulai dari pembukaan oleh Bapak Arik Hariyono yang memberikan pengarahan bagaimana para pegawai tetap mempertahankan semangat transformasi serta terus meningkatkan inovasi dalam upaya mendorong para pegawai di lingkungan Kanwil Papua dan Maluku menjadi lebih baik lagi.

 

Kiri ke kanan : Bapak Arik Hariyono, Ibu Rahayu Puspasari , dan Bapak Fatchur Berlianto 

Ibu Rahayu Puspasari menerangkan bahwa DJKN merupakan organisasi yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan aset negara sebagai pengemban amanat Undang-undang Dasar. Namun, masih terdapat banyak ruang untuk mengoptimalisasikan dan mengembangkan peran DJKN, yang saat ini ditempuh melalui program Transformasi Kelembagaan DJKN.

Dalam fase baru transformasi di Kementerian Keuangan, telah ditetapkan visi baru DJKN, yaitu: “Menjadi Pengelola kekayaan negara yang profesional dan akuntabel untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”. Untuk dapat mengimplementasikan visi dan misi tersebut, telah diidentifikasi 6 inisiatif manajemen aset, 3 inisiatif special missions, dan program Transformasi Organisasi.

Untuk mempermudah mengingat 6 Inisiatif Strategis DJKN, ibu Rahayu Puspasari menyingkatnya menjdi sebuah akronim SiDadi Rejeki Makful yaitu:

1. Inventarisasi dan penilaian SDA

2. Digitalisasi Pengelolaan Aset

3. Regulasi optimalisasi aset K/L

4. Optimalisasi aset BUN (kebiJakan pengelolaan Kekayaan Negara Lain - lain)

5. Maksimalisasi dan Pemanfaatan ROA

6. Portofolio Aset

Ibu Rahayu Puspasari yang lebih dikenal dengan nama Ibu Puspa, menerangkan masing- masing inisiatif Strategis dengan disertai contoh progres Transformasi Kelembagaan DJKN antara lain dengan adanya berbagai aplikasi penunjang proses kerja, kemudian langkah-langkah yang dilakukan DJKN dalam program sejuta rumah , serta terobosan DJKN "melahirkan" Badan Layanan Umum yang dikenal dengan LMAN (Lembaga Manajemen Aset Negara) sebagai upaya mendorong "zero idle" BMN serta meningkatkan Return on Asset. Serta pentingnya portofolio aset untuk meningkatkan daya guna aset.

      Rahayu Puspasari-Ketua PMO DJKN

Saat ini, kegiatan sosialisasi ini masih berlangsung hangat dengan antusias para peserta untuk mengingat kembali 6 inisiatif strategis Transformasi Kelembagaan DJKN dengan metode Summary yaitu mengulang kembali satu persatu akronim SIDADI REJEKI MAKFUL bersama para peserta.

Berikutnya kegiatan sosialisasi akan dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama yang akan dimoderatori oleh Bapak Fatchur Berlianto, Kepala Seksi PPSA I, Direktorat PKNSI.

Terus jaga SPIRIT TRANSFORMASI !

Salam dari timur Indonesia!

 

Foto terkait berita:

           
               
           

 

 


Video
Stay up to date
Stay connected