DJKN 10 TAHUN KE DEPAN

16 Oktober 2017 - 16:45 Ahmad Hilmi Khoirul Arifin

Trasformasi Kelembagaan merupakan tindak lanjut dari program reformasi birokrasi Kementerian Keuangan dengan memperkuat budaya akuntabilitas yang beorientasi outcome, perampingan proses bisnis, mempercepat digitalisasi, struktur organisasi yang lebih efektif, menghargai kontribusi pegawai berprestasi dan lebih proaktif dalam mempengaruhi stakeholder untuk menghasilkan terobosan nasional. Sejalan dengan transformasi kelembagaan,

Kesiapan dan Kesolidan Pegawai DJKN Sehubungan dengan Transformasi Kelembagaan

16 Oktober 2017 - 16:11 Ahmad Hilmi Khoirul Arifin

Jika DJKN dianalogikan sebagai mobil dan pegawainya sebagai suku cadang, maka terdapat sebuah pertanyaan fundamental yang jawabannya harus diupayakan untuk diperbaiki bersama-sama. Apakah bisa mobil dengan arsitektur dan desain yang mendekati sempurna tetapi menggunakan suku cadang dengan material yang kurang tepat, kualitas yang kurang baik, dan/atau komponen yang saling melemahkan, dapat melaju dengan optimal? Jawabannya tentu tidak bisa. Untuk membuktikan dan mengupayakan perbaikan terhadap hipotesis tersebut, mari kita uraikan satu per satu komponen pertanyaannya.

DJKN Knowledge Center

16 Oktober 2017 - 16:07 Ahmad Hilmi Khoirul Arifin

Saya ingat betul beberapa tahun yang lalu ketika menyusun skripsi terkait dengan KKKS, betapa susahnya mencari referensi tentang manajemen aset. Beberapa kali saya harus mengirim email kepada beberapa orang untuk menanyakan tesisnya terkait KKKS, atau menuju perpustakaan kampus di Depok, meski saya tahu bahwa saya harus cukup puas dengan kembali menggunakan peraturan dari DJKN sebagai dasar landasan teori.

MENGAWAL DJKN MENJADI PENGELOLA KEKAYAAN NEGARA YANG PROFESIONAL DAN AKUNTABEL

16 Oktober 2017 - 16:03 Ahmad Hilmi Khoirul Arifin

Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) adalah Pengelola Barang yang memiliki visi untuk menjadi pengelola kekayaan negara yang profesional dan akuntabel untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Sebuah harapan yang besar untuk sebuah lembaga yang baru berdiri sejak 2006. Tentu untuk mencapainya tidak mudah. Perlu dorongan dan gerakan dari segala lini yang ada di DJKN, baik itu dari pelaksana, kepala seksi, kepala kantor, hingga Direktur Jenderal Kekayaan Negara.

Transformasi DJKN, Facing Challenges For Better Future

16 Oktober 2017 - 15:56 Ahmad Hilmi Khoirul Arifin

Perkembangan teknologi informasi menjadi salah satu katalis dalam proses perubahan semua sektor saat ini. Hal tersebut juga terjadi pada organisasi kita, DJKN. Perkembangan teknologi informasi sangat berpengaruh pada dinamika organisasi DJKN. Sebagai akibat proses perubahan itu, maka proses transformasi sudah merupakan suatu keniscayaan yang harus dilaksanakan oleh DJKN sebagai bagian dari sustainability dan continuous improvement guna terus memberikan kepuasan layanan kepada stakeholders.

Salah satu misi Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) adalah mewujudkan optimalisasi penerimaan, efisiensi pengeluaran dan efektivitas pengelolaan kekayaan negara dimana DJKN diharapkan tidak hanya menjadi asset administrator namun juga sebagai asset manager. Saat ini dengan sudah adanya kewajiban pelaporan barang milik Negara (BMN) dari kementerian/lembaga ke kementerian keuangan c.q. DJKN setiap semester dan tahunan,

SELINTAS RAPAT PIMPINAN DJKN PADA 16 APRIL 2027

16 Oktober 2017 - 15:44 Ahmad Hilmi Khoirul Arifin

Jumat pagi itu, 16 April 2027, pukul 09.30 WIB, saat Pak Dirjen KN memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) dengan para Direktur/Sekretaris. Rapim ini berbeda dengan Rapim sejenis di 10 tahun lalu. Dalam basis data digital yang bisa diakses melalui menu dasboard yang ada di meja Pak Dirjen, Rapim tahun 2017 terlihat terbelakang dibandingkan tahun 2027 ini. Padahal hanya selisih 10 tahun.

DJKN Sepuluh Tahun ke Depan: Bonus Demografi

16 Oktober 2017 - 15:40 Ahmad Hilmi Khoirul Arifin

Berbicara tentang proyeksi sepuluh tahun ke depan, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara tampaknya memiliki satu persamaan dengan Republik Indonesia. Apa itu? Jawabannya akan mudah didapat jika kita mengamati kondisi kependudukan dunia, sebab prominensi hal ini cukup membedakan Indonesia dari kebanyakan negara-negara maju yang seolah terseok menunggu waktu senja. Tidak lain dan tidak bukan: bonus demografi.

Menjadi Sebenar-benarnya Garda Terdepan

16 Oktober 2017 - 15:37 Ahmad Hilmi Khoirul Arifin

Merefleksikan DJKN 10 tahun mendatang berarti melakukan benchmarking pada tataran nasional dan global. Mengapa? Karena kita perlu memastikan DJKN berada pada progres yang relevan secara nasional dan global. Pada September 2015, 193 anggota PBB menetapkan 17 Global Goals for Sustainable Development yang diharapkan tercapai pada 2030. Di dalam negeri, tantangan di depan mata adalah Indonesia menyongsong bonus demografi pada tahun 2020-2030

Praktik Terbaik Pengelolaan Aset untuk Sebesar-besar Kemakmuran Rakyat

16 Oktober 2017 - 15:35 Ahmad Hilmi Khoirul Arifin

Fungsi strategis yang tersemat dalam tubuh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) sejak awal terbentuk sebagai salah satu institusi pengemban amanat Undang-Undang Dasar 1945 adalah fungsi koordinator pengelolaan kekayaan negara. Hal ini terjewantahkan dalam visi DJKN yaitu menjadi pengelola kekayaan negara yang profesional dan akuntabel untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Genap sudah 1 (satu) dasawarsa DJKN berdiri dan bergerak maju mengemban amanat sebagai pengelola kekayaan negara.

Video
Stay up to date
Stay connected