Jalan Lapangan Banteng Timur No. 2-4, Jakarta 10710

Ingin Berubah Tapi Tidak Belajar Cara Berubah

By: Deta Novian Anantika Putra | Posted On: 2016-06-07 08:43:22

Ini adalah fakta, banyak orang yang ingin berubah, tetapi dia tidak pernah belajar cara berubah. Banyak orang yang ingin berubah dengan menuntut orang lain, organisasi, pemerintah, kondisi, bahkan dunia, jika perlu, agar berubah mengikuti keinginan dia sendiri. Satu hal yang dia lupakan, padahal yang paling penting dan paling mudah yaitu menuntut dirinya untuk berubah.

Padahal jika dipikir, mengubah diri sendiri jauh lebih mudah, dibandingkan mengubah orang lain. Jangankan mengubah milyaran orang, jutaan, ribuan, ratusan, puluhan, bahkan satu orang pun susah. Namun Anda bisa mengubah diri Anda sendiri jika Anda mau.

Sebagai contoh, Anda ingin karir Anda sukses di Kementerian Keuangan, oleh karena itu Anda berharap semua orang akan senang dengan pekerjaan Anda, berharap semua orang menghargai jerih payah Anda, dan semua orang mengakui kepemimpinan Anda. Bisakah? Tidak, Anda tidak bisa memaksa orang lain, karena setiap orang memiliki hak untuk bersikap. Bahkan jika hasil pekerjaan Anda sangat luar biasa Anda tetap tidak bisa memaksa orang lain untuk menghargai hasil pekerjaan Anda.

Jadi apa yang harus dilakukan agar Anda dihargai dan diakui? setiap orang memilik hak untuk bersikap, dan itu termasuk Anda. Anda tidak dapat memaksa orang lain untuk menghargai Anda namun sikap Anda dapat membuat orang lain menghargai Anda. Sikap orang lain akan berubah diawali dengan perubahan sikap Anda. Pada intinya adalah orang lain, organisasi, pemerintah, kondisi, ataupun dunia tidak akan berubah jika Anda tidak berubah.

Selanjutnya darimana sebaiknya Anda memulai perubahan? dari hati Anda. Hati adalah pusat perubahan, ibarat sebuah bahtera, hati adalah nahkodanya. Dimana arah tujuan dari bahtera tersebut sangat ditentukan oleh sang nahkoda. Jika nahkodanya memiliki niatan dan tujuan yang baik maka bahtera tersebut berjalan ke arah yang baik, begitupun sebaliknya. Perubahan dari hati akan memunculkan keinginan kuat untuk mengubah diri menjadi lebih baik. Hati yang bersih akan membuat Anda senantiasa menjaga sikap dan hubungan sesama manusia.

Sulitkah melakukan perubahan dari hati? tidak sama sekali! Hati dalam bahasa Arab disebut dengan ‘qalb’ yang artinya bolak-balik karena memang sifatnya yang cepat berbolak-balik atau berubah. Suatu riwayat mengibaratkan mudahnya hati dibolak-balik bagaikan bulu ayam yang tergantung pada seutas tali, yang dibolak-balikkan oleh angin sehingga bagian atas terbalik ke bawah dan bagian bawah terbalik ke atas.

Jika hati sangat mudah dibolak-balikkan, lantas mengapa sulit sekali melakukan perubahan? Kebanyakan orang saat ini membutuhkan pemicu agar hati tersentuh sehingga tergerak untuk melakukan perubahan. Sebagai contoh manusia akan semakin dekat dengan Allah hanya apabila sudah tertimpa musibah, atau contoh lain ialah pasangan yang saling mencintai bisa menjadi saling membenci dalam sekejap karena perselingkuhan.

Lalu apa yang harusnya menjadi pemicu agar hati Anda tergerak melakukan perubahan? Setiap orang mungkin memiliki pemicu yang berbeda-beda, dan tugas Anda adalah menemukan pemicu yang tepat untuk memacu diri Anda melakukan perubahan. Sebagai abdi negara pada Kementerian Keuangan, seharusnya keinginan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik sudah bisa menjadi pemicu diri untuk melakukan perubahan.

You can’t change what’s going on around you, until you start changing what’s going on within you. So starts with you!

 

Illustrasi terkait artikel: 

Sumber Gambar: Google  

 

Share this post: