Berita DJKN

Peringatan Hari Kartini Kantor Pusat DJKN: Dari Adil dan Setara Membentuk Kinerja Optimal

Rabu, 24 April 2019 pukul 0:00   |   0 kali

Jakarta-- Peringatan hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April memberikan pesan perjuangan bagi perempuan Milenial sekarang dalam mengusung peran gender di dunia kerja atau institusi. Peran Kartini yang gigih berjuang dibalik "domestikasi" budaya dan sosial tidak membuat dirinya lemah dan patah semangat.

 

Kungkungan struktur keluarga dan sosial kepada Raden Ajeng Kartini justru dijadikan momentum kinerja bagi dirinya dalam membuat sebuah Karya yang diceritakan kepada rekannya Mr. J. H. Abendanon dalam bentuk surat yang kemudian diabadikan Abendanon pada tahun 1911  dengan judul “Door Duisternis tot Licht” (Habis Gelap Terbitlah Terang).

 

Sejarah Indonesia menjadikan Karya Kartini penting dalam mengangkat posisi perempuan dan kesetaraan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

Tentu saja momentum ini dijadikan pengingat tentang perjuangan Kartini memperoleh keadilan dan kesetaraan. Raden Ajeng Kartini yang lahir di Jepara tanggal 21 April 1879 sesuai Keputusan Presiden RI No. 108 tahun 1964, tanggal 02 Mei 1964, Raden Ajeng Kartini dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

 

Dibalik sejarah Kartini, yang juga sebagai inspirator bagi perempuan Indonesia, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), pada Senin kemarin (22/4) telah menggelar peringatan Hari Kartini. Pada perhelatan yang dilaksanakan sederhana tersebut mengusung  bukan hanya pada peringatan pengenaan simbol sejarah dengan  pakaian adat tradisional kepada seluruh pegawai Perempuan di lingkup Kantor Pusat DJKN, namun lebih bertujuan meneladani bagaimana sosok Kartini tersebut mampu bekerja dan berkinerja dari suasana sosial yang mengungkung dirinya, dapat berkinerja, dan berkarya dengan menghasilkan buah pemikiran sebagai inspirasi gender dalam membentuk kesetaraan dan keadilan. 

 

Kegiatan peringatan Hari Kartini DJKN yang diinisiasi oleh Tim Koordinator Pengarusutamaan Gender DJKN Tahun 2019 ini, mendapat kehormatan atas kesediaan Direktur Jenderal Kekayaan Negara yang turut menjadi tim Juri. Dirjen Kekayaan Negara, Isa Rachmatarwata, mengunjungi Direktorat-Direktorat  di lingkup Kantor Pusat dan berbincang-bindang dengan para pegawai serta berdiskusi mengenai tugas pokok dan fungsi para pegawai perempuan di lingkup Kantor Pusat DJKN.

 

Isa mengatakan bahwa seyogyanya Peringatan Hari Kartini ini menjadikan inspirasi kepada para pegawai perempuan  untuk bekerja mulai dari kinerja menjadi sebuah karya yang semoga bisa bermanfaat buat sebebsar-besarnya kemakmuran rakyat. 

 

Ia mencontohkan bagaimana seharusnya kinerja dan peran perempuan berkarya sehingga mampu efektif secara bersama-sama terhadap unit kerjanya. "Langkah kecil yang dapat dilakukan adalah keberanian dalam memimpin berbagai rapat dan mengemukakan ide, serta bagaimana ide-ide tersebut terjawantahkan dalam sebuah kinerja dan karya," ucapnya disela-sela kesibukannya mengunjungi serta menilai para pegawai perempuan di DJKN  dalam mengenakan pakaian tradisional Indonesia.

 

"Perempuan harus memiliki banyak ide dan berkontribusi yang membangun untuk memajukan bangsa," tambahnya kembali sambil sesekali menyapa dan berfoto bersama dengan para pegawai DJKN.

 

Pegawai perempuan DJKN yang mengenakan pakaian adat nasional ini terlihat antusias,  beberapa pakaian adat nasional dikenakan sangat beragam, seperti pakaian tradisional Bali, Yogyakarta, Sumatera Utara, Padang, Jakarta, Makassar, dan daerah lain.

Foto Terkait Berita

Cari Berita

Agenda PUG

Event :
  • -