KPKNL Tegal
Berita DJKN

Kakanwil DJKN Jateng DIY : Tak Ada Ruang Untuk Kecurangan

Rabu, 19 Juni 2019   |   408 kali

Tegal - Tak kenal maka tak sayang. Mengambil momentum pergantian Kepala Kanwil (Kakanwil) DJKN Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta pekan lalu, Mahmudsyah selaku Kakanwil yang baru menggantikan Tavianto Noegroho, langsung melakukan kunjungan kerja ke KPKNL Tegal pada Rabu, 19 Juni 2019.

Selain bersilaturahmi dan berkenalan, pria asal Sumatera Barat tersebut ingin menggali informasi sebanyak-banyaknya serta memberikan pengarahan kepada jajaran KPKNL Tegal.

Acara dibuka oleh Kepala KPKNL Tegal Dwi Hariyanto dengan memperkenalkan satu per satu pasukannya. Ia lalu menyampaikan progres revaluasi BMN, capaian hasil lelang, manfaat nilai ekonomi pengelolaan BMN, pengurusan piutang negara dan peran supporting unit. "Semoga kehadiran Bapak Kepala Kanwil dapat menambah semangat teman-teman KPKNL Tegal dalam melaksanakan tugas," harapnya.

Memulai arahannya, Kakanwil mengapresiasi berbagai prestasi yang telah diraih KPKNL Tegal. "Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kita semua. Untuk itu, marwah kebanggaan tersebut harus  kita jaga," pinta Mahmudsyah. Menurut Kakanwil , ada dua karakter yang harus dimiliki sebagai seorang pegawai. Pertama adalah karakter moral yang meliputi integritas, kejujuran, loyalitas, keimanan dan ketaqwaan. "Tak ada ruang untuk melakukan kecurangan dalam bentuk apa pun," pesan pria pehobi olahraga catur dan tenis tersebut. 

Karakter berikutnya adalah karakter kinerja yang meliputi kerja keras, militansi dan ketulusan. "Bekerjalah dengan tulus. Masuk di lingkungan Kanwil Jawa Tengah DIY merupakan zona nyaman bagi sebagian besar pegawai Kementerian Keuangan. Jangan lengah. Prestasi yang ada harus terus ditingkatkan sehingga setiap pegawai nantinya mempunyai nilai jual," pintanya.

Kakanwil hadir bersama Kepala Bidang Piutang Negara I Ketut Puja dan Kepala Sub Bagian Rumah Tangga Matori. Menambahkan apa yang telah disampaikan Kakanwil, I Ketut Puja menyampaikan bahwa dengan segudang prestasi dan target IKU yang relatif tinggi bisa menjadi beban bagi KPKNL Tegal. "Jika tidak tercapai maka predikat-predikat tersebut seolah-olah menjadi sia-sia. Itu termasuk risiko yang harus dimitigasi," tutur pria asal Bali tersebut. (HI_KPKNL_Tegal)

Foto Terkait Berita
Kontak
Jl. KS. Tubun No. 12 Tegal - 52124
(0283) 324986
(0283) 321785
KPKNLTEGAL@KEMENKEU.GO.ID