Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 1 50-991    ID | EN      Login Pegawai
 
Webinar Nasional Keseteraan Gender, Dirjen KN: Bangun Kesetaraan Gender dan Inklusif dalam Berkontribusi Guna Bangun Negeri
Siska Nadia
Kamis, 21 Juli 2022   |   320 kali

Pontianak - Kesenjangan gender dan ekslusi sosial merupakan isu yang perlu disikapi. Guna meningkatkan wawasan yang lebih luas terkait pembangunan kesetaraan gender dan inklusif, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pontianak menyelenggarakan Webinar Nasional pada Kamis, (21/7) yang dilaksanakan secara daring melalui video conference dan live pada akun Youtube KPKNL Pontianak ini, mengangkat tema ‘Setara dan Inklusif dalam Berkontribusi untuk Membangun Negeri.


Kegiatan webinar nasional dibuka dengan Opening Remarks Kanwil DJKN Kalimantan Barat, Edward U.P Nainggolan dan Keynote Speech oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Rionald Silaban. “Webinar Nasional ini merupakan kegiatan yang penting bagi kita semua guna meningkatkan wawasan terkait pembangunan kesataraan gender dan inklusif dalam berkontribusi untuk membangun negeri melalui peningkatan kualitas layanan di masing-masing kantor” ujar Rionald.


Mengupas implementasi kesetaraan gender dan inklusif dari berbagai sudut pandang, KPKNL Pontianak menghadirkan Narasumber yang luar biasa yaitu Komisioner Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan Imam Nakha'i yang membahas kesetaraan gender dan inklusif dalam perspektif islam, gender dan hak asasi manusia. Direktur Keluarga, Perempuan, Anak, Pemuda dan Olahraga Bappenas, yang diwakili oleh Qurrota A’yun membahas tentang kebijakan pembangunan nasional yang responsif gender dan inklusif. Deputy Executive Vice President of Customer Experience and Digitalisation pada Telkom Indonesia, Sri Safitri yang membahas tentang teknologi inklusif, kesenjangan gender digital, serta peran perempuan di Era Digital serta menghadirkan Kepala Pusdiklat Keuangan Umum BPPK Kementerian Keuangan, Heni Kartikawati yang membahas tentang kesetaraan dan inklusif dalam budaya Kementerian Keuangan Satu.

Nyatakah kesetaraan gender dan inklusif di Indonesia? Melalui webinar nasional kali ini, peserta diharapkan mengetahui lebih banyak informasi yang sangat menarik terkait kesenjangan gender dan ekslusi sosial yang memang banyak dan masih terjadi di Indonesia, salah satu contohnya terkait ketenagakerjaan, jabatan publik, kesehatan dan gizi sehingga Pemerintan memasukan kesetaraaan gender dan inklusif menjadi salah satu tujuan agenda pembangunan nasional dalam RPJMN tahun 2020-2024.


Dalam perspektif Islam, ternyata isu kesetaraan gender bahkan telah mengubah tradisi bias gender di masa lalu. Islam juga mampu bergerak secara selaras dengan hak asasi manusia. Sedangkan dalam perspektif tekonologi, kesetaraan gender dan inklusif harus diperjuangkan juga dalam pemanfaatan teknologi sehingga perempuan dan penyandang disabilitas dapat berkontribusi dalam pembangunan nasional. Dapat dimulai dengan memanfaatkan media sosial untuk berbagi ilmu sederhana yang dikuasai.


Pembahasan menarik lainnya yaitu bagaimana Kementerian Keuangan telah sungguh-sungguh bersinergi melalui Kementerian Keuangan Satu untuk menciptakan kesetaraan gender dan pelayanan inklusif, baik terhadap hal internal seperti kepegawaian maupun pelayanan publik yang dilakukan Kementerian Keuangan.

Webinar Nasional yang diselenggarakan oleh KPKNL Pontianak ini juga menarik berbagai media di Pontianak seperti TVRI Kalimantan Barat dan Pontianak Post yang hadir secara langsung untuk meliput kegiatan. Dalam wawancara bersama TVRI Kalimantan Barat dan Pontianak Post, Kepala KPKNL Pontianak Mokhamad Arif Setyawantika menyampaikan urgensi kegiatan webinar nasional. “KPKNL Pontianak mendukung implementasi kesetaraan gender dan inklusif dalam setiap layanan yang diberikan. Kebijakan yang dibuat dengan memperhatikan kesetaraan gender dan inklusif yang kemudian didukung dengan penyediaan sarana dan prasarana kantor yang ramah terhadap kaum rentan, seperti penyediaan tempat parkir prioritas dan guiding block, penyediaan ruang bermain anak, ruang laktasi, ruang layanan prioritas dan sarana/prasarana untuk stakeholder berkebutuhan khusus. Webinar nasional ini diharapkan menjadi ajang diskusi pengalaman terkait layanan yang diberikan” ujarnya.

Foto Terkait Berita
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami | Oppini