KPKNL Bogor
Berita DJKN

Sukseskan Revaluasi BMN, KPKNL Bogor Laksanakan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis

Kamis, 31 Agustus 2017   |   87 kali

Bogor – ( Selasa , 29/8/2017) Penilaian Kembali Barang Milik Negara (BMN) atau Revaluasi BMN dan sering disebut Reval, akhir-akhir ini menjadi trending topic di jajaran Kementerian Keuangan khususnya Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dan Satuan Kerja (Satker) Kementerian/Lembaga (K/L). Revaluasi BMN dilaksanakan dalam rangka meng-update (memperbarui) nilai BMN yang telah dilakukan Inventarisasi dan Penilaian (IP) pada Tahun 2007. Sebelum pelaksanaan on the spot Revaluasi BMN, KPKNL Bogor menyelenggarakan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Revaluasi BMN bertempat di  Aula KPKNL Bogor. Acara dihadiri oleh 130 Satker K/L di wilayah kerja KPKNL Bogor yang menjadi target Revaluasi BMN pada Tahun 2017, dengan jumlah aset mencapai 6.004 unit. Sementara itu, untuk tahun 2018 target Revaluasi BMN sebanyak 82  Satker K/L dengan jumlah aset mencapai 4.046 unit.

 

Revaluasi BMN merupakan program berskala nasional sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2017 tentang Penilaian Kembali Barang Milik Negara/Daerah. Penilaian kembali BMN meliputi kegiatan penyediaan data awal, inventarisasi, penilaian, tindak lanjut hasil inventarisasi penilaian serta monitoring dan evaluasi. Tindak lanjut hasil inventarisasi dan penilaian ini adalah berupa koreksi nilai BMN pada Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga yang menjadi dasar koreksi nilai BMN pada Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP).

 

Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara (PKN) KPKNL Bogor, Endah Fariana, yang dalam waktu dekat ini akan alih tugas menjadi Kepala Seksi PKN KPKNL Jakarta III, membuka acara mewakili  Kepala KPKNL Bogor dan sekaligus bertindak sebagai narasumber. Dalam sambutannya, Endah menekankan kepada Satuan Kerja di wilayah kerja KPKNL Bogor untuk dapat bekerja sama dan bekerja keras menyelesaikan tugas Revaluasi BMN. “Per 1 September kita harus lari marathon, bekerja keras untuk menyelesaikan Revaluasi BMN" tegas Endah.  Endah menyampaikan bahwa kegiatan Revaluasi  hampir 70% dilakukan oleh Satker, karena dalam Revaluasi BMN dilakukan 2 kegiatan penting yaitu inventarisasi dan penilaian, di mana inventarisasi akan dilakukan oleh Satker yang bersangkutan sedangkan untuk penilaian dilakukan oleh KPKNL. Lebih lanjut Endah mengharap kepada Satker yang hadir,  antara KPKNL sebagai Pengelola Barang dan Satker K/L sebagai Kuasa Pengguna Barang untuk bersinergi guna menyukseskan program nasional Revaluasi BMN ini.

 

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama juga dilakukan simulasi Sistem Informasi Manajemen Aset Negara (SIMAN) Fitur Revaluasi BMN yang disampaikan oleh staf Seksi PKN, Mide Parma. Secara gamblang namun santai, Mide menyampaikan gambaran  SIMAN Fitur Revaluasi BMN yang merupakan fitur dari aplikasi SIMAN yang berfungsi untuk mendukung pelaksanaan Revaluasi BMN tahun 2017-2018. Fitur ini terdiri dari persiapan data awal, pencetakan Kertas Kerja Inventarisasi, Download Form Pendataan, Update Data Hasil Inventarisasi, Pencetakan Laporan, dan Tindak Lanjut (Rekonsiliasi Penilaian Kembali).

 

Dengan dilaksanakan sosialisasi dan bimbingan teknis revaluasi BMN ini, diharapkan menjadi salah satu sarana bagi KPKNL Bogor untuk berperan aktif dalam menyukseskan program nasional Revaluasi BMN guna mempersembahkan "Nilai Untuk Negeri." (Teks/foto: Sodi/Bowo - Seksi HI KPKNL Bogor).

Foto Terkait Berita
Pengumuman
PENG- 03 /WKN.8/KNL.3/2020
Rabu, 08 April 2020
Kontak
Jl. Veteran No. 45 Bogor - 16113
(0251) 8315453
(0251) 8382934
kpknlbogor@kemenkeu.go.id