Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 150-991    ID | EN      Login Pegawai
Kanwil DJKN Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat
Berita DJKN

Dirjen Kekayaan Negara: Tim KOIN Harus Memiliki Tekad dan Rencana Manajemen Pada Setiap Project

Selasa, 25 Februari 2020   |   503 kali

Makassar - Direktur Jenderal Kekayaan Negara Isa Rachmatarwata didampingi Tenaga Pengkaji Optimalisasi Kekayaan Negara Tugas Agus Priyo Waluyo, dan Kepala Kantor Wilayah DJKN Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat Anugrah Komara melakukan kunjungan kerja di Kantor pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Parepare pada Jumat (21/02). Diawali dengan olah raga jalan pagi menuju kantor baru yang ditempati oleh KPKNL Parepare sejak 2 Januari 2020, Isa menyempatkan meninjau  Rumah Negara pada KPKNL Parepare. Kantor baru KPKNL Parepare serta rencana pengembangannya juga menjadi perhatian Isa ketika meninjau area kantor yang selanjutnya akan dikembangkan menjadi bangunan tetap kantor KPKNL Parepare.

Ramah tamah Dirjen Kekayaan Negara dengan seluruh pegawai KPKNL Parepare diawali arahan Kepala Kantor Wilayah DJKN Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat  Anugrah Komara. Dalam kesempatan tersebut, Anugrah menyampaikan bahwa mimpi pegawai KPKNL Parepare untuk memiliki kantor tetap saat ini mulai terwujud. "Kami juga mempunyai mimpi yang akan kami sampaikan kepada Bapak Dirjen nanti di Kanwil,” ujarnya. Anugrah juga berharap arahan Dirjen Kekayaan Negara terkait capaian kinerja dan indikator kinerja utama tahun 2020 dapat diperhatikan oleh seluruh pegawai.

Dalam arahannya, Direktur Jenderal Kekayaan Negara berpesan kepada seluruh pegawai untuk mensyukuri tempat bertugas, mengingat disetiap tempat memiliki keunikan dan kekhasan budaya tersendiri. Isa berpesan, ketika melaksanakan penugasan, setiap pegawai dapat mengangkat cerita menarik tentang pemandangan alam dan komoditas dari setiap daerah. Terkait capaian kinerja, lebih lanjut Isa menyampaikan bahwa perubahan indikator kinerja utama tahun ini tidak hanya angka target namun lebih riil termasuk cara perhitungan capaian.

Kunjungan kerja  dilanjutkan menuju Kantor Wilayah DJKN Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat pada sore harinya. Pertemuan antara Direktur Jenderal Kekayaan Negara dengan jajaran Kantor Wilayah DJKN Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah dan dilanjutkan pemaparan Kompetisi Inovasi (KOIN) Asset Manager Tahun 2020 oleh Tim KOIN Kantor Wilayah DJKN Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat.

Pemaparan Tim KOIN Kanwil DJKN mendapatkan tanggapan Tenaga Pengkaji Optimalisasi Kekayaan Negara, Tugas Agus untuk lebih memperhatikan waktu penyelesaian serta kompleksitas permasalahan pada objek yang menjadi project. Terhadap pemilihan objek oleh Tim KOIN, Isa berpesan bahwa tekad untuk menyelesaikan permasalahan yang kompleks akan mendapatkan nilai tambah namun demikian harus diperhatikan manajemen rencana penyelesaiannya oleh Tim KOIN. Komposisi Tim KOIN dengan kemampuan yang bervariasi juga menjadi perhatian Isa.

"Tim KOIN saya harapkan dapat melakukan perencanaan yang rinci terhadap langkah yang akan dilakukan serta tertantang untuk menciptakan ide-ide baru dalam pemasaran untuk optimalisasi aset," ungkapnya. Dalam pemilihan objek optimalisasi, ia mengingatkan untuk tidak fokus hanya di area perkotaan saja namun diupayakan sampai daerah-daerah pinggiran bila ada.

Lebih lanjut, dirinya menyatakan bahwa Ide-ide baru dan kreativitas diharapkan dapat diciptakan dengan bebas serta tidak terbatas. Untuk memperoleh ide dan masukan, Tim KOIN dapat berkomunikasi dengan komunitas lokal berupa penggiat seni dan budaya serta komunitas penggangkat komoditas lokal yang ada di sekitaran objek. Pesan Dirjen Kekayaan Negara baik di KPKNL Parepare maupun Kanwil DJKN Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat kepada seluruh pegawai untuk selalu menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas.

Foto Terkait Berita
Pengumuman
Kontak
Jl. Jend. Urip Sumohardjo Km. 4 Gedung Keuangan Negara II Lt. 4 Makassar - 90232
(0411) 425245
(0411) 425246
kanwildjkn15@kemenkeu.go.id
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami |