Berita DJKN

Sinergi DJKN dan PT Bank Mandiri (Persero) untuk Lelang yang Akuntabel dan Transparan

Senin, 20 Juli 2020 pukul 14:50:50   |   296 kali

Jakarta - Direktur Jenderal Kekayaan Negara (Dirjen KN) Isa Rachmatarwata mengatakan bahwa kerjasama yang dilakukan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara dan PT Bank Mandiri (Persero) dengan mengintegrasikan layanan lelang Bank Mandiri pada portal lelang DJKN akan semakin mendorong terselenggaranya lelang elektronik yang lebih mudah diakses dan akuntable. “Kami (DJKN-red) berpikir untuk terus mengembangkan dan mengkaji landasan peraturan yang cukup kuat, sehingga kita akan mendapati praktik lelang yang lebih mudah, namun semakin transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Isa dalam acara penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Bank Mandiri terkait Pelaksanaan Lelang Eksekusi Pasal 6 Undang Undang Hak Tanggungan dan Lelang Eksekusi Jaminan Fidusia pada Senin, (20/07) secara virtual melalui aplikasi Zoom Us.

 

Dalam arahannya, Isa menyampaikan bahwa layanan Lelang yang sudah berbasiskan teknologi informasi diharapkan dapat mendukung kinerja lelang dan kinerja perbankan sebagai stakeholder lelang. “Kami melihat, penggunaan lelang secara elektronik ini membuat semua aktivitas lelang menjadi lebih nyata, hal ini tentunya meningkatkan kepercayaan semua pihak terhadap praktik lelang oleh DJKN melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di seluruh Indonesia,” paparnya.

 

Menurut Dirjen, Lelang Hak Tanggungan dan Lelang Eksekusi Jaminan Fidusia merupakan bagian yang penting dalam menjaga kesehatan keuangan di sektor perbankan. Adanya lelang mampu lebih banyak menyelesaikan penanganan Non-Performing Loan (NPL) yang terjadi pada perbankan. “Penting untuk kita membuat lelang dapat berjalan dengan baik, teratur, dan akuntabel. Sehingga penanganan NPL di bank dapat diselesaikan dengan baik,” tegasnya. 

 

Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar menyampaikan apresiasinya kepada DJKN. “Langkah-langkah modernisasi yang dilakukan oleh DJKN ini membuat aktivitas lelang menjadi semakin menarik bagi para stakeholders, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan keberhasilan lelang serta membantu masyarakat untuk menyelesaikan kredit bermasalah,” ujar Dirut Bank Mandiri.

 

Menurut Royke, sistem lelang elektronik sangat memudahkan para penjual dan calon investor untuk melakukan kegiatan lelang khususnya pada masa Pandemi Covid-19, sehingga memungkinkan pihaknya untuk melaksanakan lelang secara virtual tanpa kehadiran secara fisik. Royke juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan integrasi portal lelang Bank Mandiri ke dalam Portal Lelang DJKN untuk menjangkau calon investor secara lebih luas dan mengelola database secara lebih akurat. 

 

Mengakhiri sambutannya Royke menyampaikan agar seluruh jajaran Bank Mandiri dapat terus menjaga koordinasi dan hubungan baik dengan jajaran DJKN dan KPKNL di seluruh Indonesia, serta senantiasa melakukan upaya edukasi kepada nasabah guna menghasilkan success rate lelang yang maksimal. “Selain itu, kami juga mengharapkan dukungan dari jajaran DJKN untuk terus menjaga sinergi yang sudah berjalan baik selama ini. Semoga kedepannya Bank Mandiri dan DJKN dapat semakin memperluas kerja sama dalam pemasaran aset lelang serta penyediaan produk dan jasa perbankan untuk dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh DJKN,” tutup Royke. (ts/fz-humas)

Foto Terkait Berita