Berita DJKN

Perencanaan, Tata Kelola Administrasi, dan Pengawasan, Kunci Pembangunan Gedung Kantor yang Berkualitas

Kamis, 20 Februari 2020 pukul 16:04:58   |   368 kali

Jakarta - Perencanaan merupakan tahapan yang harus diperhatikan oleh Pejabat Pembuat Komitmen khususnya bidang konstruksi. Menurut Auditor Muda Inspektorat V Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yhan Kristiawan, kelalaian dalam menyusun atau melakukan reviu terhadap rencana adalah permasalahan yang pertama kali muncul pada proses pembangunan gedung.

 

“Gagal dalam perencanaan, artinya kita merencanakan kegagalan,” ujar Yhan saat menyampaikan materi dalam kegiatan Bimbingan Teknis Pengadaan Barang/Jasa Khusus PPK pada Selasa (18/2) di Hotel Harris Vertu, Jakarta.

 

Hal lain yang juga menjadi krusial pada proses pengerjaan konstruksi adalah pengawasan. Meski sudah menyewa jasa profesional, PPK diharapkan tetap proaktif meninjau pekerjaan yang dilakukan oleh konsultan pengawas dan kontraktor. “Kita perlakukan konsultan pengawas dan kontraktor seolah-olah kita itu auditor, dan dia PPK. Tanya dan ketahui semua. Jangan sampai dia beri laporan, bangunan selesai, lalu kita bingung,” kata Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Pertama Bagian Pemilihan dan Asistensi Pengadaan Setjen Kemenkeu Firmansyah.

 

Untuk memudahkan pekerjaan PPK, Inspektorat V Kemenkeu turut memberikan beberapa saran. Di antaranya ialah, membayangkan gedung yang dibangun sebagai rumah sendiri, memiliki staf yang kuat untuk membantu reviu dan sampling, dan mengelola administrasi dengan baik. “Administrasi itu penting. Kami sarankan Bapak dan Ibu menunjuk satu orang yang khusus mengurus administrasi, sehingga arsip pun dapat mudah dicari,” ucap Penyaji Data Tata Usaha dan Penugasan Jabatan Fungsional Nydia Rahmania, yang menjadi salah satu narasumber dalam sesi Penyusunan Rencana Anggaran Biaya, pada Rabu (19/12).

 

Terkait kekhawatiran umum terhadap beban dan tanggung jawab kerja sebagai PPK, Kepala Bagian Pemilihan dan Asistensi Pengadaan Biro Manajemen Barang Milik Negara dan Pengadaan (Romadan) Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan Achmad Zikrullah memberikan beberapa kalimat untuk motivasi. Ia meyakinkan bahwa PPK merupakan tugas mulia yang memberi manfaat bagi khalayak dan diri sendiri.

 

“Ketika bapak dan ibu diangkat sebagai entitas pengadaan, terlebih PPK, Bapak dan Ibu diberi kesempatan untuk menggali sebanyak mungkin kebaikan. Bapak dan Ibu menyiapkan semua sarana prasarana yang akan dipakai di kantor, untuk melakukan kebaikan. Kebaikan-kebaikan yang dilakukan oleh seluruh orang dalam satu kantor, itu yang insyaallah akan menjadi kebaikan kita semua,” pungkasnya. (Nurul/Esti)

Foto Terkait Berita