Berita DJKN

Akuisisi PT TPI, Pertamina Optimis Dapat Kurangi Ketergantungan Atas Impor Petrokimia

Selasa, 19 November 2019 pukul 09:27:33   |   179 kali

Jakarta - PT Pertamina (Persero) akan membeli 190.372 lembar saham Seri B baru yang akan diterbitkan PT Tuban Petrochemical Industries (PT TPI) melalui right issue. Pembelian seharga Rp 3,1 Triliun ini akan menjadikan Pertamina sebagai pemilik 51% saham PT TPI. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan Direktur Utama PT TPI menandatangani perjanjian pembelian saham baru PT TPI tersebut pada Senin (18/11) di Gedung Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).

Nicke mengungkapkan bahwa akuisisi PT TPI ini merupakan langkah yang strategis dan sesuai dengan rencana bisnis jangka panjang Pertamina. Selain itu, menurut Nicke, fleksibilitas Pertamina akan meningkat dengan memiliki aset kilang dan petrochemical plants dalam satu grup, mengingat harga BBM dan produk petrokimia dunia yang naik turun. “Flexibility ini kita yakini dapat meningkatkan competitive advantage kita sebagai grup maupun sebagai bangsa,” ujarnya.

Nicke optimis dengan potensi bisnis petrokimia yang baru saja melengkapi portofolio perusahaan yang dipimpinnya. Tidak hanya berkomitmen untuk memacu produksi, Nicke juga berharap dapat meningkatkan kolaborasi dengan BUMN lain dan juga para pelaku industri, agar dapat menciptakan pasar yang lebih besar bagi produk petrokimia. Hal ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor, dan bahkan dapat melakukan ekspor.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Isa rachmatarwata menyatakan dukungannya atas komitmen Pertamina untuk mengelola PT TPI. Menurutnya, keputusan pemerintah untuk melibatkan Pertamina dalam pengelolaan PT TPI merupakan hal yang telah dipertimbangkan dengan masak.

“Bagi pemerintah ini sudah dipikirkan secara mendalam, pada akhirnya TPI grup ini akan diserahkan kepada pihak yang seharusnya memiliki kompetensi, kapasitas, baik sebagai suatu entitas dengan keahlian, maupun sebagai satu rangkaian dari optimalisasi semua produk-produk petrokimia,” jelas Isa.

Isa juga menyampaikan harapannya agar Pertamina dapat mengelola PT TPI dengan komitmen tinggi untuk memenuhi kebutuhan negara.

Sebelum penandatanganan perjanjian pembelian saham baru PT TPI, dilakukan juga penandatanganan perjanjian kerjasama Pengelolaan PT TPI antara Menteri Keuangan (diwakili oleh Dirjen KN),  Direktur Utama Pertamina, dan Direktur Utama PT TPI. Tujuan perjanjian tersebut adalah untuk melakukan kesepakatan strategis dalam mengembangkan bisnis industri petrokimia nasional melalui pengelolaan PT TPI dan anak-anak perusahaannya. (melli/rika/monic)

 

Foto Terkait Berita