Berita DJKN

Melalui SBKK, DJKN Ajak Anak Indonesia Turut Menjaga Aset Negara

Senin, 15 Juli 2019 pukul 08:51:52   |   432 kali

 

Melalui SBKK, DJKN Ajak Anak Indonesia Turut Menjaga Aset Negara

 

Jakarta - Program Seminggu Bersama Keluarga Kemenkeu (SBKK) kembali dilaksanakan tahun ini dan diikuti oleh puluhan anak Indonesia dari berbagai daerah, suku bangsa dan agama yg berbeda. Tujuan dari program ini adalah agar peserta tahu dan terispirasi mengenai semangat kebhinekaan, keindonesiaan, dan toleransi yang sedang disebarkan oleh Kementerian Keuangan. Di DJKN, SBKK ini diikuti oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara Isa Rachmatarwata, Sekretaris Jenderal Kekayaan Negara Dedy Syarif Usman, dan Direktur Barang Milik Negara (BMN) Encep Sudarwan.

 

Anak-anak dari seluruh Indonesia yang terpilih ini tinggal dengan keluarga Kemenkeu yang berbeda dan berinteraksi dengan teman-teman yang berbeda. Rayyan berasal dari Aceh, Izaz berasal dari Surabaya, dan Norine berasal dari Bali adalah Adik-adik SBKK yang terpilih untuk diasuh oleh pejabat DJKN, dengan latar belakang yang berbeda-beda akan mengikuti program SBKK dan akan didampingi oleh Kakak Pendamping.


Salah satu acara dari SBKK adalah Kunjungan Kantor Keluarga SBKK. Khusus anak-anak dari pejabat DJKN, Jum’at pagi pukul 06.30 WIB mereka melakukan olahraga lari pagi bersama ketiga Bapak dari DJKN di Monumen Nasional, Jakarta Pusat. Usai olahraga, merekapun melakukan kunjungan ke masing-masing ruangan di Kantor Pusat DJKN dimana ketiga Bapak bekerja. Dari kunjungan ini, mereka mendapatkan berbagai macam ilmu yang merupakan tugas dan fungsi DJKN antara lain, pengelolaan kekayaan negara, lelang, penilaian, pengurusan piutang negara, dan kekayaan negara dipisahkan.

 

Setelah kunjungan kantor, mereka mulai paham pentingnya menjaga aset negara. “Saya Rayyan dari Aceh, saya ingin mengajak teman-teman semua untuk menjaga aset negara yang berada di sekitar kita. Gunakan fasilitas umum dengan baik, dan tidak merusak bangunan yang dibangun oleh negara. ini punya kita, jaga aset negara!!,” Ujar Rayyan di Kantor Pusar DJKN (12/07).

 

Program SBKK yang berlangsung selama sembilan hari ini merupakan kerjasama Kementerian keuangan dengan Yayasan Sabang Merauke. Diharapkan setelah kembalinya ke daerah, mereka bisa memberi tahu dan menginspirasi masyarakat sesuai tujuan dari program SBKK. (Bhika/Surur/Faza-Humas DJKN)

 

 

 

 

Foto Terkait Berita