Berita DJKN

Berlabuh di Tanah Melayu, Dirjen KN Minta Agar dengan Target Menantang Dapat Ciptakan Ide-Ide Kreatif

Senin, 15 April 2019 pukul 15:49:17   |   541 kali

Batam – “Dari Jakarta ke Pulau Batam, Jangan lupa membeli bingka, Izinkan saya mengucapkan salam, Semoga kita sehat dan bahagia,” ujar Direktur Jenderal kekayaan Negara Isa Rachmatarwata berpantun saat acara pengarahan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam, pada Kamis, (11/4).


Dirjen Kekayaan Negara Isa Rachmatarwata mengatakan dengan target yang menantang membuat seseorang berfikir untuk selalu mencari jalan keluar yang tidak biasa dengan menciptakan ide-ide kreatif yang harus diimplementasikan saat ini juga.


Selain itu, ia juga menyampaikan beberapa arahan penting antara lain, generasi milenial dan generasi yang lebih dulu (bukan generasi tua) agar saling memahami (penyesuaian yang timbal balik) sehingga nantinya KPKNL Batam akan mencapai kinerja yang jauh lebih baik dan terobosan-terobosan baru dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), penilaian, pelayanan lelang dan piutang negara, menjadikan media sosial sebagai alat untuk mengenalkan KPKNL Batam sebagai organisasi yang melayani stakeholder dengan baik namun tidak terbatas hanya kepada tusi KPKNL saja tapi juga dalam media sosial itu dapat menampilkan kearifan lokal dan lain-lain yang dapat menarik perhatian orang banyak dan selalu dikangenin postingannya serta pembaharuan di segala bidang, karena pegawai tidak boleh merasa sempurna, terutama Integritas, dan bagaimana membuat integritas merasuk ke diri masing-masing.


“Tantangan yang paling berat adalah godaan atas kenikmatan, ibaratnya kita menaklukkan diri kita sendiri atau ego kita untuk menghadapi challenge ataupun tantangan yang akan datang terutama terkait target kinerja,” ujarnya.


Terakhir, Isa berpesan agar selalu Mawas diri dan intospeksi diri dalam melakukan pekerjaan sehari-hari dan egerness to knowledge building harus tetap ada di dalam setiap pegawai.


Isa Rachmatarwata tiba di Bandara, didampingi Sekretaris DJKN Dodi Iskandar, dan Kepala Kanwil DJKN Riau, Sumatera Barat dan Kepulauan Riau (RSK) Tugas Agus Prijo W langsung meninjau lahan dan melakukan penanaman pohon pada lahan yang akan dijadikan rumah negara/rumah susun KPKNL Batam. Rombongan disambut dengan tarian kapur sirih yaitu tarian persembahan khas melayu oleh para pegawai KPKNL Batam, dan pada akhir tarian, memberikan sirih dan tanjak (ikat kepala khas melayu) kepada Isa rachmatarwata, Dodi Iskandar dan Tugas Agus Prijo W.

Ketiganya melakukan peninjauan ke seluruh ruangan kerja, dimulai dari ruang area pelayanan terpadu di lantai 1 sampai ke ruangan kepala kantor di lantai 2.


Kepala Kanwil DJKN RSK Tugas Agus P. W menyampaikan bahwa kedatangan Dirjen Kekayaan Negara Isa Rachmatarwata bagaikan “vitamin” untuk para pegawai di Kanwil DJKN RSK umumnya dan KPKNL Batam khususnya.


Di tempat yang yang sama, Kepala KPKNL Batam Rocky Sandhora memaparkan profil KPKNL Batam, capaian kinerja sampai Q1 tahun 2019 dan capaian kinerja tahun- tahun sebelumnya, dimana selama 2 tahun berturut-turut KPKNL Batam  berhasil menjadi KPKNL dengan Nilai Kinerja Organsasi (NKO) tertinggi di lingkungan Kanwil DJKN RSK, serta memohon arahan untuk KPKNL Batam dari Direktur Jenderal kekayaan Negara.

Dalam acara ini, KPKNL Batam juga memperkenalkan motto KPKNL Batam “GURINDAM” (ungGUl, Ramah, INtegritas, Dan AManah) dan memberikan beberapa persembahan dari para pegawai KPKNL Batam.


Acara menjadi semakin “hidup” dengan banyaknya pertanyaan dan curcol dari pegawai KPKNL Batam dan telah dijawab dengan tuntas oleh Isa Rachmatarwata termsauk mengapresiasi pertanyaan yang out of the box.


Sedangkan masukan-masukan terkait peraturan akan segera dikoordinasikan dengan direktorat terkait di kantor pusat. Isa Rachmatarwata menyempatkan diri untuk menorehkan kata-kata motivasi pada sebuah kanvas untuk KPKNL Batam dengan kalimat “Terus Tingkatkan Kinerja, Pelayanan dan Pencapaian target. Tegakkan Integritas, jaga Sinergi dan kebersamaan.”

Para pegawaipun juga memberikan ucapan dalam bentuk pantun,“Jalan-jalan ke Pulau Tarempa. Janganlah Lupa Membeli Luti. Selamat jalan Pak Isa. Sampai Kita berjumpa lagi”

 

 

Foto Terkait Berita