Berita DJKN

Pegawai Harus Mampu Menjalin Komunikasi yang Baik dengan Stakeholder

Minggu, 10 Maret 2019 pukul 11:25:05   |   404 kali

Surabaya – Pegawai Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) harus mampu menjalin komunikasi yang baik dengan stakeholder. Pemilihan topik komunikasi misalnya dengan menyelipkan misi instansi dalam proses komunikasi akan menciptakan oppurtunity. Perencanaan yang detil, ide baru, dan  penyederhanaan proses kerja di internal DJKN serta bersinergi dan berkolaborasi antar bidang mutlak dilakukan,” tegas Direktur Jenderal Kekayaan Negara (Dirjen KN) Isa Rachmatarwata yang didampingi Sekretaris DJKN Dodi Iskandar saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah DJKN Jawa Timur pada Minggu, (10/3) di Aula Gedung Keuangan Negara II Surabaya.


Dirjen KN mengatakan agar pegawai melakukan interaksi dengan masyarakat atau biasa disebut sebagai komunikasi publik. Komunikasi publik harus dilakukan untuk mempublikasikan proses kerja Kementerian Keuangan kepada masyarakat. “Akhir-akhir ini Kementerian Keuangan sering diserang melalui media sosial menyangkut isu APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-red), utang negara, pajak, dan kenaikan gaji,” tambah Isa. Lebih lanjut, ia menyampaikan media sosial seperti instagram, twitter, dan facebook dapat digunakan sebagai media untuk mengedukasi masyarakat terkait berbagai isu yang sedang berkembang mengenai Kementerian Keuangan.


Isa juga menyampaikan beberapa hal terkait kebiasaan dalam penetapan target yang berulang dari waktu ke waktu. Sementara penetapan target yang tinggi sangat dibutuhkan agar mampu bersaing dengan stakeholder. “Target yang tinggi akan memberikan semangat untuk membuat inovasi dan membuat daya saing yang lebih tinggi,” lanjut Isa. Dirinya mengumpamakan bahwa target kinerja merupakan pucuk gunung sedangkan tubuh gunung merupakan sesuatu yang ingin diperbaiki dengan cara mengubah cara kerja secara efisien dan produktif.


Dirjen Kekayaan Negara berpesan kepada DJKNers Jawa Timur khususnya yang bertugas di Surabaya untuk terus menatap tantangan demi tantangan dengan semangat dan komitmen yang tinggi. Jaga kebersamaan dan kekompakan untuk sinergi yang efektif,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Isa memaparkan tentang pengoptimalan aset dimana masih banyak dijumpai lembaga negara yang masih menyewa dan masih banyak juga aset negara yang kurang sesuai dari sisi peruntukannya. Untuk itu, Isa menghimbau agar cara pandang terhadap pemanfaatan aset harus berubah.


Terkait piutang negara, lanjutnya, piutang negara yang tercatat di Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) merupakan unsur akuntansi  yang diakui sebagai sumber daya untuk melakukan aktivitas di tahun berikutnya. “Saya harap DJKN akan menjadi institusi yang membina Kementerian/Lembaga supaya dapat mengelola piutang yang lebih baik,” tutup Isa.


Kunjungan ini merupakan rangkaian kunjungan kerja bebrapa Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di wilayah Jawa Timur, kunjungan rumah dinas jabatan, dan kunjungan ke PT. Perusahaan Pengelola Aset. 

Foto Terkait Berita