Berita DJKN

Bersih Pantai & Bagi Tas Belanja, Usaha KPKNL Balikpapan Populerkan Tren Anti Plastik

Senin, 25 Februari 2019 pukul 07:58:53   |   114 kali

Balikpapan- Penggunaan plastik memang sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern, namun Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Balikpapan berusaha mengeliminasi hal tersebut dengan menyebarkan tren anti plastik. Pada Jumat, (22/2) organisasi pemerintah yang terkenal dengan lelangnya ini melakukan acara pembersihan pantai dan pembagian tas belanja dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional. Dipimpin langsung oleh Kepala KPKNL Balikpapan, Chairiah, seluruh jajaran pegawai turun langsung memunguti sampah dan membagi tas belanja.


“Sampah plastik memang berbahaya,” ungkap Chairiah dalam pembukaannya. Menurutnya, sampah plastik memang mencemari lingkungan karena butuh sekitar 50 hingga 100 tahun untuk terurai. “Maka dari itu, mari kita tunjukkan komitmen kita untuk menjaga lingkungan. Selain mendukung kebijakan Kota Balikpapan terkait pengurangan plastik, ini juga kita lakukan untuk meningkatkan kesadaran terkait bahaya sampah plastik yang dampaknya ya ke diri kita sendiri juga,” pungkasnya.


Berawal dari Pantai Kemala, KPKNL Balikpapan terus menyisir sampah-sampah hingga ke Pantai Patra Benua. Tak hanya botol plastik yang di pungut, tetapi juga beragam jenis sampah lainnya dari puntung rokok sampai kayu berpaku.

Setelah membersihkan pantai, rombongan langsung bergerak ke Pasar Klandasan Sudirman Balipapan untuk membagi-bagikan tas belanja pada pengunjung pasar. Animo pengunjung pasar terhadap aksi pembagian tas belanja KPKNL Balikpapan ternyata cukup tinggi. Terlihat dari antusiasme beberapa Ibu yang justru meminta sebelum pegawai KPKNL Balikpapan mendekat. “Lumayan untuk belanja,” ujar salah satu ibu. “Sekarang kan sudah tidak boleh pakai plastik,” celoteh ibu lainnya.


Sembari membagikan tas belanja, tak lupa KPKNL Balikpapan menjelaskan tugas dan fungsi kantor pelayanan tersebut, terutama mengenai layanan utamanya yakni lelang. “Lelang sekarang sudah nggak perlu ke kantor lagi lho pak,” ucap salah seorang pegawai. “Semua orang sekarang bisa ikut lelang karena sudah lebih mudah. Sistemnya online, jadi lebih transparan,” tambahnya.


Lelang yang diselenggarakan oleh KPKNL Balikpapan dapat diakses melalui laman www.lelang.go.id. Cukup dengan membuat akun di laman tersebut, calon peserta lelang bisa mencari tahu objek-objek lelang yang tersedia. Pelaksanaan lelangnya pun online sehingga tak lagi menyita waktu dengan harus datang ke KPKNL.


“Kalau motor ada mbak?” tanya seorang bapak pada seorang pegawai KPKNL Balikpapan. Sambil tersenyum, pegawai KPKNL menjelaskan bahwa Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) sebagai instansi eselon I KPKNL Balikpapan menyediakan beragam objek mulai dari mobil, motor hingga rumah dan tanah, namun ketersediaannya bergantung pada ada atau tidaknya pengajuan dari pemohon lelang.


Hari Peduli Sampah Nasional memang jatuh pada Kamis (21/2/2019) lalu, namun semangat untuk menjaga ekosistem tak boleh hanya berhenti sebatas peringatan. Selain bermanfaat bagi lingkungan, langkah ini merupakan usaha KPKNL Balikpapan untuk meningkatkan awareness terkait bahaya sampah plastik. Seperti yang diketahui, Kota Balikpapan telah mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwali) No. 8 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik dan kegiatan pembersihan sampah di area pantai dan pembagian tas belanja ini merupakan komitmen KPKNL Balikpapan pada peraturan tersebut.

Foto Terkait Berita