Berita DJKN

Dirjen Anggaran: APBN Indonesia dalam Keadaan Sehat

Jum'at, 15 Februari 2019 pukul 10:13:27   |   548 kali

Jakarta – Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia dalam keadaan sehat.  APBN yang sehat ditunjukkan dengan kemampuan pemerintah dalam menurunkan defisit di tahun 2018. Pernyataan ini diungkapkan oleh Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani dalam Town Hall Meeting pertama di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) yang mengangkat tema “Mengenal Keuangan Negara dan APBN” pada Kamis, (14/2) di Kantor Pusat DJKN, Jakarta.

Acara ini diadakan sebagai bentuk sosialisasi APBN Tahun 2019 di lingkungan Kementerian Keuangan. Dalam kesempatan ini, Askolani menyampaikan tiga kebijakan dan terobosan dalam APBN 2019 yang nantinya akan digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas belanja negara, diantaranya: penguatan di bidang kesehatan melalui program penurunan stunting terintegrasi, penajaman anggaran pendidikan, dan penguatan program keluarga harapan.

“Saya berharap para pejabat dan pegawai DJKN agar semakin maksimal dalam mengawal aset negara sehingga aset negara dapat digunakan dengan optimal dan menghasilkan untuk kepentingan APBN,” ujarnya.

Dalam forum yang dihadiri oleh pejabat dan pegawai DJKN baik secara langsung maupun secara video conference di seluruh Indonesia ini, ia membahas berbagai landasan yang digunakan Direktorat Jenderal Anggaran dalam penyusunan APBN. “Penyusunan APBN tidak hanya mempertimbangkan kondisi domestik, tetapi juga mempertimbangkan kondisi global seperti kebijakan suku bunga, perang dagang, dan kenaikan harga komoditi,” ungkap Askolani.

Pria kelahiran Palembang ini berharap dengan adanya kegiatan ini, para pejabat dan pegawai di DJKN baik di kantor pusat maupun kantor vertikal di seluruh Indonesia dapat memahami secara utuh mengenai keuangan negara dan APBN.

Sebelumnya, Town Hall Meeting ini dibuka oleh Dirjen Kekayaan Negara Isa Rachmatarwata. “Hari ini topik kita khusus tentang APBN. Kita di DJKN terbiasa mengurusi piutang negara sehingga membuat pandangan kita semakin fokus dan semakin mikro. Mari bersama-sama kita dalami dan kita refresh kembali pengetahuan kita tentang APBN,” harapnya. (Thasia/Faza-Humas DJKN)

Foto Terkait Berita