Berita DJKN

DJKN Selenggarakan Program “Leader as Coach 2018”

Kamis, 20 Desember 2018 pukul 16:58:54   |   369 kali

Jakarta – Di era sekarang dimana perubahan terjadi sangat cepat, seorang pemimpin harus memiliki kemampuan dan kompetensi untuk mendorong setiap orang mengembangkan pola pikir dan terus bergerak maju. Sebagai sebuah organisasi yang diberi tugas penting untuk mengelola kekayaan negara di era VUCA (volatility, uncertainty, complexity and ambiguity), Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dituntut memiliki jajaran pimpinan yang  tidak hanya mampu bertindak sebagai “manager” tetapi juga sebagai “coach” (leader as coach). Harapannya adalah para pegawai yang dipimpin mempunyai nilai engagement yang tinggi, inovatif dan menjadi top talent bagi organisasi.


Untuk itulah, DJKN berinisiatif melaksanakan program “Leader as Coach” bekerja sama dengan Loop Institute of Coaching yang diikuti oleh 20 orang pejabat eselon II dan eselon III di lingkungan DJKN. Program ini diawali dengan kegiatan pelatihan menggunakan metode blended learning, dimana sebelum pelatihan tatap muka dilaksanakan para peserta diberikan kesempatan untuk belajar secara mandiri. Selanjutnya, pelatihan tatap muka diselenggarakan pada 23-24 Oktober 2018 di Bogor, Jawa Barat.


Pada saat pembukaan acara tersebut, Dirjen Kekayaan Negara Isa Rachmatarwata menyampaikan harapannya  kegiatan pelatihan coaching ini dapat meningkatkan potensi pegawai dan menciptakan ide-ide baru yang yang lebih berkontribusi kepada organisasi. “Setiap pemimpin harus menjadi pemimpin yang inklusif, pemimpin yang dapat menggerakkan sebuah tim dan menggali potensi setiap pegawai, yang memiliki nilai-nilai unik, yang bertujuan untuk mencapai sasaran strategis organisasi secara berkesinambungan,” ungkapnya.


Saat pelatihan hari pertama, para peserta diajak secara bersama-sama melakukan brainstorming materi pelatihan. Sedangkan pada hari kedua pelatihan para peserta dibagi dalam grup untuk berlatih melakukan coaching. Sebagai tindak lanjut pelatihan (post-program), para peserta diberi tugas untuk melakukan coaching di lingkungan kerjanya yang bertujuan untuk melatih kemampuan dan kompetensi dalam melakuan coaching. Selain itu, para peserta juga mengikuti kegiatan diskusi teleclass, yang dipandu oleh coach dari penyelenggara pelatihan. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan sebanyak dua kali yaitu pada 29 November 2018 dan 10 Desember 2018.

Tugas para alumni program leader as coach selanjutnya adalah menjadi penggerak dan champion untuk menjadikan coaching sebagai salah satu budaya di lingkungan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. (Sekretariat DJKN)

Foto Terkait Berita