Berita DJKN

Dirjen Kekayaan Negara “Tantang” KPKNL Lhokseumawe Capai Target yang Lebih Tinggi

Kamis, 29 November 2018 pukul 16:10:49   |   465 kali

Lhokseumawe – Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata “menantang” Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Lhokseumawe Teddy Suhartadi Permadi dan seluruh jajarannya untuk membuat target yang lebih tinggi serta mengukir prestasi baru untuk KPKNL Lhokseumawe.


“Dalam bekerja, kita bukan hanya bekerja as ussual dengan target yang biasa. Tapi kita juga harus tertantang untuk target yang lebih tinggi agar kita lebih giat lagi dalam bekerja demi mewujudkan revenue center yang lebih maksimal,” ujarnya saat melakukan kunjungan kerja ke KPKNL Lhokseumawe, Provinsi Aceh pada Rabu, (/11) yang didampingi oleh Sekretaris DJKN Dodi Iskandar, Tenaga Pengkaji Harmonisasi dan Kebijakan Sudarsono, Kepala Bagian Umum Kantor Pusat DJKN Wahyu Setiadi, serta Kepala Kanwil DJKN Aceh Kurniawan Nizar.


Pria penyuka kopi ini menyampaikan tantangannya tersebut usai melihat capaian Seksi Lelang KPKNL Lhokseumawe. Di hadapan Kepala Seksi Lelang Andi Prayitno dan stafnya tantangan ini bukan tanpa alasan. Target KPKNL Lhokseumawe di tahun 2018 untuk pokok lelang adalah sebesar Rp75 miliar dan sampai Oktober 2018 sudah tercapai Rp92,893 miliar (123,86%). Sedangkan untuk target bea lelang adalah Rp3,45 miliar dan sudah tercapai sebanyak Rp4,022 miliar (116,59%). “Ke depan, saya harapkan target ini diharapkan merangkak naik menjadi jauh lebih besar dari saat ini,” ungkapnya.


Di sisi lain, dalam hal pengelolaan kekayaan negara, Isa Rachmatarwata meminta KPKNL Lhokseumawe untuk dapat lebih meningkatkan koordinasi dengan para stakeholder sehingga setiap pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) oleh satuan kerja, dapat diketahui oleh KPKNL Lhokseumawe dengan cepat.


“Kita harus tahu dan mendapatkan informasi dari satuan kerja apabila mereka melakukan pemanfaatan kepada BMN. Hal ini akan mendongkrak revenue center dengan nilai luar biasa. Kita mengambil peran disini, untuk penggalian potensi dan mengoptimalkan penerimaan negara. Tidak masalah walaupun bukan kita yang memberikan kontribusi langsung, tapi setidaknya kita menjalankan peran kita dari sisi lain untuk peningkatan pemasukan kepada negara,” terang Isa dengan gamblang.


Ia juga berpesan kepada Seksi Kepatuhan Internal agar selalu dapat membantu KPKNL dalam bekerja sehingga semua pegawai bekerja sesuai dengan Standart Operating Procedure (SOP) dan tidak tergelincir dalam menjalankan tugas.


Terkait Seksi Hukum dan Informasi (HI), Dirjen Kekayaan Negara mengatakan agar Seksi HI untuk menaati aturan dan hukum yang ada . “Saya ingin menggaris bawahi informasi ya. Kalau terkait hukum ya kita jangan cari-cari perkara. Tapi kalau informasi kita sekarang berada pada era dimana kita harus mulai memperkenalkan diri kita untuk fungsi-fungsi misalnya pengelolaan kekayaan negara,” ungkapnya.


Ia juga meminta kepada Kepada Seksi HI Riyanieta Setiya Putri yang merupakan satu-satunya kepala seksi Perempuan di KPKNL Lhokseumawe untuk terus mensupport seksi teknis dan memperkenalkan KPKNL Lhokseumawe kepada masyarakat luas. ( Seksi Hukum dan Informasi, KPKNL Lhokseumawe).

 

 

 

Foto Terkait Berita