Berita DJKN

Dirjen Kekayaan Negara Lantik Faaris Pranawa sebagai Direktur PT SMI (Persero)

Selasa, 10 Juli 2018 pukul 11:23:11   |   893 kali

Jakarta- Direktur Jenderal Kekayaan Negara Isa Rachmatarwata selaku wakil dari Menteri Keuangan Republik Indonesia beserta jajaran Eselon II Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) melantik Faaris Pranawa sebagai Direktur PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) yang baru pada Senin, (9/7) di Aula Kantor Pusat DJKN. Acara pelantikan ini dihadiri oleh seluruh direksi PT. Sarana Multi Infrastruktur.


Pelantikan dibuka dengan pembacaan ringkasan keputusan Menteri Keuangan selaku pemegang saham PT SMI (Persero), lalu dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan direksi PT SMI (persero) yang dipimpin oleh Dirjen Kekayaan Negara. Pengambilan sumpah jabatan berlangsung lancar dan penuh khidmat yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara penetapan sumpah dan pangkat oleh Faaris Pranawa dan Isa Rachmatarwata.


Usai pengambilan sumpah jabatan direksi selesai, Isa mengucapkan selamat kepada Faaris Pranawa yang hari ini dilantik sebagai anggota direksi PT SMI. Isa mengungkapkan apresiasi ini merupakan suatu pencapaian dalam karir Faaris selama berkarir di PT SMI, namun juga sebagai challenge karena tantangan yang akan dihadapi akan jauh lebih besar untuk membawa PT SMI menjadi lebih baik lagi ke depannya untuk memberikan kontribusi yang besar kepada para pemegang saham, kepada bangsa dan negara.


“Tentu apresiasi ini memerlukan tanggung jawab yang tidak kecil, karena itu tidak harus menjadi beban tetapi, setidaknya juga tidak menjadi suatu kesukacitaan yang berlebihan dalam menyikapinya,” kata Isa. Tidak lupa, Isa menyampaikan terima kasih kepada Agresius R. Kadiaman atas segala sumbangan tenaga dan pikirannya selama memangku jabatan sebagai Direktur PT SMI (Persero) terdahulu.


Ia berharap agar dengan adanya jajaran direksi yang baru kinerja PT SMI dapat semakin ditingkatkan untuk menghadapi tantangan yang datang. Isa juga berpesan bahwa kepada pejabat yang telah dilantik, tidak hanya memerlukan kemampuan teknis namun harus didukung kemampuan manajerial dan leadership yang baik. “Tidak berlebihan jika saya meminta agar menjadi profesional yang open minded, continuous learning, dan adaptive to change serta inovatif dalam melakukan tugas yang bermanfaat bagi perusahaan,” pungkasnya. (Ajip-Hinji/HumasDJKN)

 

Foto Terkait Berita