Berita DJKN

Dirjen Kekayaan Negara dan Pegawai On The Job Training (OJT), Dialog dan Berbagi Pengalaman

Senin, 12 Februari 2018 pukul 18:18:40   |   660 kali

Jakarta - Dirjen Kekayaan Negara, Isa Rachmatarwata menggelar dialog dengan perwakilan pegawai baru DJKN. Pegawai tersebut mewakili 367 pegawai baru penerimaan 2017 yang terdiri dari 117 pegawai penerimaan STAN Prodip Keuangan dan 250 pegawai penerimaan umum. Pegawai baru tersebut saat ini mengikuti serangkaian kegiatan on the job training (OJT) untuk menanamkan nilai-nilai Kementerian Keuangan dan agar beradaptasi dengan tugas dan fungsi DJKN. Selain itu, diharapkan mampu menciptakan komunikasi yang baik antara para pegawai DJKN dengan pegawai baru ini. Dialog digelar di Ruang Rapat Direktur Jenderal Kekayaan Negara Lantai 10 Utara, Gedung DJKN, pada 30-31 Januari 2018.

Pada kesempatan ini, Isa berdialog dengan Para pegawai OJT dengan latar belakang disiplin ilmu Manajemen Keuangan dan Akuntansi. Dialog ini diadakan untuk menggali apa yang ada dalam benak para pegawai baru yang berasal dari berbagai disiplin ilmu tersebut terkait masa depan DJKN. Selain itu, dari dialog tersebut Isa mengharapkan munculnya ide-ide baru yang berguna untuk kemajuan DJKN.

Di awal dialog masing-masing pegawai OJT menceritakan tentang tugas akhir atau skripsi yang mereka angkat pada jenjang pendidikan terakhir. Dari cerita tersebut berkembang menjadi dialog interaktif antara Dirjen Kekayaan Negara dengan para pegawai baru.

“Bagaimana cara kamu menyelesaikan kuliah yang dilakukan sambil bekerja dan apa kesulitannya?” tanya Dirjen Kekayaan Negara kepada Try Alim Nasrudin, pegawai OJT KPKNL Jakarta I. Try Alim Nasrudin sebelumnya mengaku sudah bekerja sebelum menempuh pendidikan Sarjananya. Try mengatakan bahwa ia dapat melanjutkan pendidikan di tingkat Sarjananya dengan biaya yang dihasilkannya sendiri.

Try menjawab bahwa tantangan tersebut ada pada terbatasnya waktu. “Terkadang masalahnya ada di waktu pak, kalau ada ujian kan lebih sedikit waktu belajarnya untuk mempersiapkan ujian dibandingkan dengan teman-teman yang tidak sambil bekerja, makanya IP saya setiap semester mepet terus tapi bagusnya saya dapat menyelesaikannya sesuai harapan,” jawab Try.

Dari jawaban tersebut, Isa mengatakan bahwa keuntungan yang didapatkan pada kasus seperti Try adalah meningkatnya keahlian dalam manajemen waktu dan kendali diri saat menghadapi tekanan.

Dalam dialog ini para pegawai OJT diberi kesempatan untuk bertanya. Bermacam pertanyaan seputar pekerjaan hingga mengenai kehidupan sehari-hari dilontarkan para pegawai OJT kepada Dirjen kekayaan Negara dan para pejabat yang hadir saat itu. dari

Marco Matius Ratunuman, salah satu pegawai OJT Bagian Kepegawaian DJKN bertanya tentang pencapaian apa lagi yang Isa harapkan dan belum terealisasi setelah Isa menjabat sebagai Dirjen Kekayaan Negara. Marco mengharapkan jawaban yang diberikan dapat memberikan inspirasi.

“Saya tidak pernah menargetkan untuk mencapai jabatan tertentu. Setiap saya bekerja, saya hanya memikirkan untuk membuat perubahan. Saya selalu mencari perubahan apa yang dibutuhkan untuk membuat organisasi atau lingkungan kerja saya menjadi lebih baik,” ujar Isa.

Pertanyaan tak kalah menarik dilontarkan oleh Laksmita Dewi, pegawai OJT di Bagian Keuangan DJKN. “Bagaimana cara Bapak dan Ibu dapat mengatur dan menjaga rumah tangga walaupun LDR (Long Distance Relationship-red) dengan pasangan masing-masing?” tutur Laksmita. Pertanyaan ini ditujukan kepada para pejabat DJKN yang hadir.  

Menjawab pertanyaan tersebut, Direktur Hukum dan Humas Tri Wahyuningsih Retno Mulyani mengatakan bahwa LDR merupakan tantangan tersendiri. “LDR memang menjadi tantangan sendiri untuk saya dan seluruh pegawai DJKN, namun saya biasanya tetap dapat menyelesaikan pekerjaan kantor maupun kewajiban saya sebagai seorang istri dan ibu dengan baik walaupun di waktu-waktu tertentu saya menemukan kondisi bahwa harus ada yang dikorbankan,tegas Ani, sapaan akrab Direktur Hukum dan Humas ini.

Setelah sesi tanya jawab, Isa menguji kemampuan para pegawai OJT dalam menerima informasi dalam dialog dengan meminta para pegawai OJT menebak latar belakang pendidikan dan karakter setiap pejabat DJKN yang hadir dalam acara tersebut.

Di akhir acara, Isa dalam arahannya mengharapkan agar pegawai OJT ini selaku pemimpin DJKN masa depan agar jangan cepat merasa puas dan harus terus mempunyai rasa penasaran. “Saya berharap agar kalian itu punya rasa curious akan pekerjaan-pekerjaan yang diberikan, jangan asal menyelesaikan tapi tidak tahu asal-usul dan untuk apa pekerjaan tersebut diberikan. Inisiatif dan inovatif harus dimiliki agar kalian dapat membawa perubahan untuk membuat organisasi kita menjadi lebih baik,pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan ini beberapa pejabat, antara lain para Direktur, para Tenaga Pengkaji, dan Kepala Bagian Kepegawaian. Isa mengharapkan dialog serupa dengan perwakilan pegawai OJT dari disiplin ilmu lainnya seperti hukum, teknik, IT dan lainnya pada kesempatan berikutnya. (FH/MR/Humas DJKN)

Foto Terkait Berita