Berita DJKN

Dirjen Kekayaan Negara Minta PT GDE (Persero) Perhatikan Beban Produksi

Selasa, 02 Januari 2018 pukul 13:35:23   |   644 kali

Jakarta – Menutup tahun 2017 Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Isa Rachmatarwata, Rabu (27/12/17) memimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Geo Dipa Energi (Persero). RUPS diadakan untuk mengesahkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) PT GDE (Persero) Tahun 2018 yang mengusung tema ‘Improvement Asset Quality Through Excellence Maintenance’ . Isa bertindak selaku Kuasa Pemerintah RI sebagai pemegang saham mayoritas PT GDE (Persero).

Dalam RUPS Dirjen KN berharap pada tahun 2018 PT GDE (Persero) lebih memperhatikan Beban Produksi, agar lebih efisien.  “Semua harus dalam keadaan terencana dan tidak terjadi inefisiensi,” ujar Isa.  Terkait dengan Indikator Kinerja Utama Manajemen, Isa berharap di tahun 2018 PT GDE (Persero) lebih memperhatian outcome perspective, bukan hanya output orientation, agar lebih measurable bagi perusahaan serta menjalani proses yang benar.

 

Sebelumnya, Direktur Utama PT GDE (Persero) Riki Ibrahim dalam paparannya menyampaikan pada 2018, PT GDE (Persero)  menargetkan pertumbuhan 10%.  “Geo Dipa masih melihat adanya opportunity meningkatan produksi di lapangan panas bumi khususnya Dieng, gross pendapatan di tahun 2018 akan lebih besar dibanding tahun 2017,” ujar Riki.

 

Geo Dipa akan mengoptimalisasikan Produksi Pembangkit Listrik Tenaga Panas (PLTP) Dieng I bersama Patuha I dengan produksi rata-rata mencapai 105MW.  Selain itu Geo Dipa juga akan melanjutkan proses persiapan eksplorasi bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI), Kementerian ESDM, serta Kementerian Keuangan untuk Prospek Area Panas Bumi Candradimuka, di Dataran Tinggi Dieng.  Sedangkan lainnya, untuk WKP baru, Geo Dipa akan menyiapkan proses persiapan survey pendahuluan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Baru Penugasan Pemerintah yaitu WKP Candi Umbul Telomoyo dan Arjuno Welirang.

 

Menindaklanjuti rencana pencapaian Pemerintah untuk 23% energi mix di tahun 2025, Geo Dipa akan memperbaharui studi kelayakan Proyek Patuha 2,3 dst dan Dieng 2,3 dst meliputi Conceptual Model, in-house Reservoir Simulation Model, Well Targetting, dan Cadangan lapangan Panas Bumi Dieng dan Patuha.

 

Ikbal Nur, selaku Direktur Keuangan juga menyampaikan dalam aspek kinerja keuangan, perseroan mengalami kenaikan pendapatan pada tahun 2017 mengalami kenaikan sebesar 25% dibandingkan tahun 2016 yang hampir mencapai Rp 600 M. Jadi pada tahun 2017 Geo Dipa mencapai pendapatan yang ditargetkan pemegang saham pada RKAP 2017 lalu.

 

RUPS yang diadakan di Kantor Pusat DJKN ini dihadiri juga dihadiri Munif Budiman, selaku perwakilan PT PLN (Persero) sebagai pemegang saham minoritas, Direktur Kekayaan Negara Dipisahkan (KND) DJKN Dedi Syarif Usman, Tim Pengkaji Restrukturisasi, Privatisasi dan Efektivitas KND (RPEKND) DJKN Arik Hariyono, Seluruh Direktur PT GDE (Persero), Jajaran Komisaris, dan Jajaran Direktorat KND DJKN.

RUPS Tahunan menyetujui dan mengesahkan RAKP Tahun 2018 yang diajukan oleh Direksi Geo Dipa sebagai fokus kinerja perusahaan di tahun 2018. (GDE, UUN)

Foto Terkait Berita