Berita DJKN

Dirjen Kekayaan Negara Pantau Langsung Pelaksanaan Revaluasi BMN di KPKNL Bandung

Rabu, 13 September 2017 pukul 17:26:28   |   1003 kali

Bandung (13/9/2017) – Setelah mengikuti rapat pimpinan Komite Asset-Liability Management (ALM) Kementerian Keuangan bersama Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati beserta seluruh jajaran Eselon I Kementerian Keuangan yang diselenggarakan di Kereta Wisata Bali rute Jakarta-Bandung pada 12.30 WIB, Direktur Jenderal Kekayaan Negara (Dirjen Kekayaan Negara), Isa Rachmatarwata,  melanjutkan kegiatan kerjanya di Bandung dengan mengunjungi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bandung.

 

Kunjungan kerja Dirjen Kekayaan Negara ke KPKNL Bandung dilakukan dalam rangka memantau langsung pelaksanaan revaluasi aset tetap BMN yang berada dalam kelolaan KPKNL Bandung.  Turut mendampingi dalam kunjungan ini para pejabat Eselon III di Kanwil DJKN Jawa Barat. Kepala Bidang Pengelolaan Kekayaan Negara Kanwil DJKN Jawa Barat, Sugeng Harijadi secara lisan menyampaikan progres pelaksanaan revaluasi aset Barang Milik Negara (BMN) di wilayah kerja Kanwil DJKN Jawa Barat.

 

Kepala Kantor KPKNL Bandung, Adriana Viveryanti, menjelaskan struktur organisasi dan wilayah kerja KPKNL Bandung, serta target revaluasi aset BMN yang berada dalam kelolaan KPKNL Bandung. Viveryanti yang akrab disebut Yanti juga menyampaikan kondisi ter-update dari kegiatan revaluasi aset BMN yang menjadi tanggung jawabnya, dan mempersilakan Bapak Isa untuk melihat langsung progress revaluasi melalui dashboard monitoring reval pada aplikasi SIP Reval.  Aplikasi SIP Reval merupakan salah satu aplikasi berbasis web yang disiapkan secara khusus oleh DJKN untuk memantau progress kegiatan revaluasi BMN yang dilaksanakan oleh jajaran DJKN Kementerian Keuangan.

 

Pada kesempatan kunjungan ini, Direktur Jenderal menyempatkan diri berinteraksi secara langsung dengan jajaran KPKNL Bandung dengan cara mengunjungi seluruh ruang kerja pegawai. Isa melihat langsung proses pekerjaan yang ada di setiap unit, serta memberikan masukan agar pelaksanaan pekerjaan dapat lebih menjadi efisien dan efektif. Misalnya saat mengetahui banyaknya frekuensi lelang yang ada di KPKNL Bandung namun capaian target bea lelang ternyata tidak berbanding lurus dengan capaian target frekuensi lelang akibat banyak terjadinya lelang yang Tidak Ada Penawar (TAP) karena berbagai faktor, Isa mengarahkan agar sebelum diajukan oleh pemohon lelang, barang yang akan di lelang tersebut sudah dalam kondisi free and clear.

 

Setelah melihat dan mengamati secara langsung proses revaluasi BMN behind the desk, dengan didampingi Tim Penilai dari KPKNL Bandung, Bapak Isa meninjau langsung langsung on the spot proses pelaksanaan revaluasi aset BMN di lapangan.  Kali ini yang ditinjau adalah pelaksanaan penilaian aset Sekretariat Rumah Tangga Gedung Keuangan Negara (GKN) yang terletak di areal GKN Bandung. Aset yang ditinjau yaitu sumur bor/artesis dan mess GKN. Kepala Bidang Penilaian Kanwil DJKN Bandung, Indra Syafri, yang ikut mendampingi dalam tinjauan ini, menjelaskan proses penilaian yang dilakukan terhadap aset-aset dalam bentuk khusus seperti sumur artesis yang termasuk dalam kelompok bangunan air ini.

 

Dalam kesempatan ini Bapak Isa menegaskan agar Tim Penilai bekerja dengan sungguh-sungguh termasuk saat melakukan cek fisik aset BMN, jangan hanya mereka-reka dari tampak fisik. “Sumur bor/artesis yang secara fisik hanya tampak sebagai jaringan pipa dan keran seperti ini ternyata memiliki nilai perolehan yang sangat tinggi yaitu sebesar Rp536 juta. Itu bukan uang yang sedikit yang dikeluarkan oleh negara”, demikian penjelasan Bapak Isa.

 

Kemudian dengan didampingi Kepala KPKNL Bandung, Bapak Isa dan para Kepala Bidang di lingkungan Kanwil DJKN Jawa Barat menuju beberapa lokasi aset BMN yang berada dalam kelolaan KPKNL Bandung. Lokasi yang dikunjungi antara lain aset Sekretariat Jenderal yang tercatat pada Sekretariat Rumah Tangga GKN Bandung berupa tanah dan bangunan yang terletak di Jl. Aceh Bandung. Aset ini terletak pada lokasi sangat strategis di kota Bandung, namun aset tersebut saat ini terbengkalai dan tidak dapat dipergunakan karena rusak berat, sehingga dapat dikategorikan sebagai aset idle. Lokasi selanjutnya yg dikunjungi yaitu tanah dan bangunan eks kantor KPKNL Bandung. Gedung ini terletak di Jl. Ambon No 1 Bandung. Lokasi  terakhir yang dikunjungi adalah Mess Kantor Wilayah DJKN Jawa Barat, Jl Dipati Ukur No. 31 Bandung.

 

Pada lokasi-lokasi yang dikunjungi, tim penilai KPKNL Bandung yang sedang melaksanakan tugasnya menjelaskan proses yang dilakukan dalam penilaian aset tersebut, dan hal-hal lainnya yang ingin diketahui oleh Bapak Isa. Sepanjang perjalanan menuju lokasi yang dituju, Yanti juga menjelaskan kepada Direktur Jenderal tentang aset-aset BMN lainnya yang berada dalam pengelolaan KPKNL Bandung yang kebetulan dilewati, sehingga rombongan sekaligus melaksanakan tour of the city. Untuk diketahui, di Bandung banyak terdapat aset BMN yang bernilai sangat signifikan dan berada di lokasi jalan utama dan strategis, terutama aset milik Kementerian Pertahanan/TNI-AD.

 

Kunjungan Dirjen Kekayaan Negara berakhir pada pukul 15.30 WIB. Kepala Kantor Wilayah DJKN Jawa Barat berterimakasih atas kunjungan ini dan berharap Dirjen Kekayaan Negara  mendapat gambaran secara utuh mengenai pelaksanaan penilaian kembali aset BMN, sehingga komitmen “Nilai Untuk Negeri” dapat terwujud secara nyata. (naskah :tantri, foto:dedi, Seksi Informasi Bidang KIHI Kanwil DJKN Jawa Barat)

Foto Terkait Berita