Berita DJKN

KPKNL Pangkalpinang Lelang Pabrik Bioethanol

Minggu, 10 September 2017 pukul 17:42:08   |   187 kali

Belitung – KPKNL Pangkalpinang melelang pabrik bioethanol yang berlokasi di kawasan Pegantungan, Kecamatan Badau, Belitung (06/09). Pelaksanaan lelang yang dilakukan melalui penawaran closed bidding dilaksanakan di Hotel MaxOne Bellstar Belitung turut dihadiri Kasi Pelayanan Lelang KPKNL Pangkalpinang, Dede Herdian.

Pelaksanaan lelang Satu paket besi tua eks Mesin dan Peralatan Pengolahan Bioethanol yang akan dibongkar kondisi Rusak Berat merupakan lelang yang kedua dilaksanakan KPKNL Pangkalpinang. Penjualan lelang scrap pabrik BBM alternatif atau bioethanol yang terbengkalai pada kesempatan pertama sebelumnya tidak ada yang mengajukan pelaksanaan lelang karena harga yang ditawarkan terlalu tinggi.

Menurut pihak Kementerian Perindustrian RI yang diwakili Andromeda mengatakan bioetanol adalah salah satu jenis bahan bakar cair dari hasil pengolahan tumbuhan atau biasa dikenal dengan istilah biofuel. Bahan bakar ini sudah mulai dikembangkan pemerintah sejak tahun 1998 sebagai salah satu solusi kenaikan harga BBM dan keterbatasannya persediaan bahan bakar minyak nasional. Andromeda menambahkan pabrik yang berdiri diatas lahan seluas 2 hektar di Desa Pegantungan sebenarnya telah didukung 50 hektar untuk perkebunan inti dan plasma di beberapa desa penyuplai bahan baku pabrik bioetanol. Namun Pabrik yang dibangun sekitar tahun 2010 lalu, namun sampai sekarang belum beroperasi.

Kasie Pelayanan Lelang, Dede Herdian bersyukur dalam pelaksanaan lelang akhirnya dapat terjual walaupun menurutnya harganya belum cukup optimal mendongrak pencapaian target lelang KPKNL Pangkalpinang. Namun, Dede juga optimis untuk mencapai target lelang 2017 yang baru tercapai nanti pada akhir tahun. Upaya sunguh-sungguh dan kepercayaan publik terhadap pelaksanaan lelang yang masih cukup tinggi menjadi energi tambahan pencapaian target 2017. (Dwinanto | KPKNL Pangkalpinang)


Foto Terkait Berita