Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 150-991    ID | EN      Login Pegawai
Berita Media DJKN

Hati-hati Penipuan Lelang DJKN yang Tawarkan Harga "Miring"

Senin, 15 Februari 2021 pukul 09:23:04   |   185 kali

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus penipuan lelang yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara ( DJKN) dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang ( KPKNL) masih marak. Penipu biasanya menawarkan barang- barang lelang tersebut dengan harga murah. Padahal harga barang lelang tidak selalu murah. Sesuai mekanisme lelang, bila permintaan meningkat, maka harganya pun anak naik. Teranyar, penipuan lelang mencatut nama mantan Menteri PPN Andrinof Chaniago sebagai Penjamin KPKNL. Penipu itu menawarkan 1 unit Toyota New Alphard seharga Rp 650 juta dengan dana booking Rp 65 juta. 

"Waspadailah modus penipuan seperti ini. Setelah mafia penipu mencatut nama dan profil orang kita kenal, lalu kita percaya yang menghubungi kita adalah teman kita, ujungnya adalah penawaran barang harga miring lewat tangan dia. Ajak saja ketemu atau video call kalau ada tawaran seperti ini," tulis Andrinof dalam akun Twitternya, Jumat (12/2/2021). Direktur Lelang DJKN Joko Prihanto mengatakan, patut dicurigai bila ada pihak yang mengatasnamakan DJKN lalu menawarkan harga barang lelang dengan sangat murah. Menurut Joko, mereka akan menjanjikan untuk memenangkan barang lelang yang ditawarkan. Yang paling bisa dideteksi, pihak penipu menggunakan rekening pribadi sebagai sarana transfer dana jaminan lelang. Jadi sebelum tertipu dan melakukan transfer, pastikan nama pemilik rekening terlebih dahulu. Penyetoran uang jaminan barang lelang hanya melalui rekening kantor DJKN. "Kalau lelang DJKN atau pejabat lelang kelas II tidak ada ceritanya whatsapp dan telefon untuk meminta uang jaminan memakai rekening pribadi, kalau bener setornya ke rekening kantor, bukan atas nama pribadi," jelas Joko beberapa waktu lalu. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) beberapa kali memberikan tips untuk menghindari penipuan lelang. Berikut ini tipsnya. 

1. Jangan transfer Kalau Bukan DJKN Agar uang Anda tidak terbuang sia-sia, jangan transfer uang berapapun jumlahnya dengan tujuan membeli barang lelang bila tidak jelas mekanismenya. Lelang yang dilakukan KPKNL dan DJKN tidak pernah menggunakan rekening pribadi sekalipun para penipu itu mengaku sebagai pegawai DJKN/KPKNL. Semua dana ditransfer ke rekening kantor DJKN dan menggunakan virtual account KPKNL. 

2. Cek kembali Sebelum mentransfer sejumlah dana, wajib mengecek langsung ke KPKNL dimaksud. Bila tidak yakin, datangi KPKNL yang menawarkan lelang tersebut. Jika Anda menemui indikasi penipuan lelang, Anda pun bisa menghubungi call center DJKN di 1500 991. 

3. Lelang hanya di website resmi Patut dicatat, lelang online yang sah adalah lelang yang dilaksanakan di laman resmi Kemenkeu khusus lelang, yaitu lelang.go.id. Untuk lelang offline, lelang dilaksanakan dihadapan pejabat lelang KPKNL setempat.

Sumber : https://money.kompas.com/read/2021/02/12/120800126/hati-hati-penipuan-lelang-djkn-yang-tawarkan-harga-miring-?page=all
Tanggal diunggah : Senin, 15 Februari 2021 pukul 09:23:04
Terakhir diedit : Senin, 15 Februari 2021 pukul 09:29:22
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami |