Berita Media DJKN

Kemhub dan Pelindo II Kerja Sama Pemanfaatan Pelabuhan Sintete

Minggu, 20 Agustus 2017 pukul 21:05:29   |   219 kali

Oleh: Thresa Sandra Desfika / YUD | Minggu, 20 Agustus 2017 17:36 WIB

Probolinggo - Pengimplementasian Undang-Undang no 17/2008 tentang Pelayaran yang mengamanatkan adanya pemisahan antara regulator dan operator, membuat Kementerian Perhubungan (Kemhub) mengadakan penandatangan perjanjian kerja sama dengan PT Pelindo II. Perjanjian kerja sama ini terkait pemanfaatan barang milik negara berupa bangunan dermaga pada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Sintete.

"Langkah ini sebagai kebijakan untuk mengurangi beban APBN dalam pemeliharaan fasilitas pelabuhan, meningkatkan pelayanan jasa kepelabuhanan, meningkatkan PNBP (pendapatan negara bukan pajak), serta mendorong persaingan pengusahaan pelabuhan," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai penandatangan perjanjian kerja sama pemanfaatan barang milik negara itu yang bertempat di Pelabuhan Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (20/8).

Adapun aset pada Pelabuhan Sintete berupa dermaga konstruksi beton dengan jangka waktu perjanjian kerja sama selama 15 tahun. Untuk skema bagi hasil dijelaskan dalam perjanjian bahwa KSOP Pelabuhan Kelas V Sintete akan memperoleh kontribusi tetap setiap tahun sebesar 0,7% dari nilai aset barang milik negara dan setiap tahunnya mengalami peningkatan sebesar 4,81%.

Sedangkan, dalam pembagian keuntungan, Pelabuhan Kelas V Sintete memperoleh sebesar 43,94% dan PT Pelindo II memperoleh 56,06%.

Budi menambahkan, tujuan kerja sama pemanfaatan barang milik negara ini untuk penyediaan dan pengembangan infrastruktur logistik yang merata di seluruh Indonesia

"Pengoperasian pelabuhan yang dilakukan oleh badan usaha pelabuhan (BUP) harus dapat membuka akses yang lebih luas dalam pengembangan potensi ekonomi daerah dan penyerapan tenaga kerja," terang dia melalu keterangan resminya.

Menhub mengharapkan, agar bentuk kerja sama pemanfaatan fasilitas pelabuhan akan terus di tingkatkan baik kerja sama dengan BUMN, BUMD, maupun perusahaan swasta.

Budi Karya juga menyebutkan beberapa lokasi pelabuhan yang saat ini dalam proses usulan kerja sama dengan PT Pelindo III, dan PT Pelindo IV. Beberapa pelabuhan itu antara lain Pelabuhan Bima, Waingapu, Tanjung Wangi, Badas, Kalabahi, Tenau Kupang, Ende, dan Lembar yang akan dilakukan kerja sama dengan PT Pelindo III. Kemudian, Pelabuhan Manokwari, Bitung, Ternate, Pare Pare, Pantoloan, Kendari, Biak, Fak-Fak, Sorong, dan Merauke yang akan dilaksanakan kerja sama dengan PT Pelindo IV

Sumber: BeritaSatu.com

Sumber : BeritaSatu.com, 20 Agustus 2017
Tanggal diunggah : Minggu, 20 Agustus 2017 pukul 21:05:29
Terakhir diedit : Minggu, 20 Agustus 2017 pukul 21:35:56