Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 1 500-991    ID | EN      Login Pegawai
Berita DJKN

Tingkatkan Pengembangan SDM, DJKN Jalin Kerja Sama Baru dengan JPPH Kemenkeu Malaysia

Sabtu, 21 September 2019 pukul 23:26:04   |   380 kali

Bogor - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) bersama Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) menyepakati kerja sama baru dengan Jabatan Penilaian dan Perkhidmatan Harta (JPPH) Kementerian Keuangan Malaysia yakni Student and Lectures Program dan Conference International Real Estate Research Symposium (IRERS) 2020 Malaysia yang dilaksanakan pada kegiatan High Level Meeting DJKN – JPPH – BPPK pada Rabu-Minggu, (10-22/09) di Bogor, Jawa Barat.


Kerja sama baru ini merupakan kerja sama lanjutan yang sebelumnya sudah dijalin antara DJKN dengan JPPH yang bertujuan untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya di bidang asset management dan asset valuation.


Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Isa Rachmatawarta mengatakan bahwa keterlibatan BPPK sebagai institusi penyelenggara pendidikan dan pelatihan di Kementerian Keuangan akan memberi warna tersendiri bagi kerja sama yang sebelumnya sudah terjalin lebih dahulu. Isa menjelaskan, nantinya BPPK akan melakukan kerja sama dengan JPPH di bidang pengembangan SDM. “Pengembangan SDM ini melalui  education, training dan juga research di bidang asset management dan asset valuation. Kami mengajak BPPK untuk bekerja sama dengan DJKN dan juga dengan JPPH Malaysia,” jelas Isa.


Isa juga mengungkapkan apresiasinya terhadap BPPK yang semakin serius dalam melakukan pengembangan SDM. Menurutnya, adanya kerja sama antara BPPK dengan JPPH ini merupakan langkah serius yang diambil oleh BPPK dalam membangun SDM terutama di bidang penilaian. “Terimakasih saya sampaikan kepada Pak Rio (Kepala BPPK-red) dan tim yang sudah secara serius mendalami perkembangan, riset, edukasi dan training pada bidang asset management dan asset valuation,” ucapnya.


Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPPK Rionald Silaban berharap apa yang disepakati dalam perjanjian kerja sama dengan JPPH akan menjadi jalan pembuka kerja sama lainnya antara BPPK dan JPPH. “Kami percaya ini merupakan suatu bentuk kerja sama yang baik. Semoga kerja sama ini berkesinambungan dan dapat membuahkan hasil bagi masing-masing departemen” jelas Rio.


Ketua Pengarah JPPH Malaysia Sr Ahmad Zailan Azizudin mengucapkan banyak terimakasih atas kerja sama yang selama ini sudah dijalin. Ia juga menyatakan kesanggupannya untuk kerja sama baru yang akan dijalin antara JPPH dengan BPPK. Di akhir sambutannya, ia berharap dengan adanya kerja sama di bidang penilaian ini akan mempererat hubungan diplomatik kedua negara yang sudah dibangun sejak 1957.


“Adanya kerjasama tiga penjuru ini akan melengkapi kerja sama sebelumnya yang sudah dibangun serta saya berharap kerja sama ini akan lebih mengukuhkan semangat serumpun Indonesia dan Malaysia,” jelas Zailan.


Sebagai informasi, pada Jumat, (20/9) telah disepakati bersama bahwa DJKN, BPPK dan JPPH akan menjalin kerja sama baru di bidang pengembangan SDM. Kerja sama yang rencananya akan dilaksanakan pada tahun 2020 tersebut sebagian merupakan kerja sama lanjutan yang sudah berjalan antara DJKN dengan JPPH dan ditambah kerja sama baru yang akan dijalin antara BPPK-JPPH. Program yang sudah dijalin sebelumnya antara lain, Joint Research Programs, Attachment Program, Exchange of Experts dan Training Program. Sementara program baru yang akan dijalin antara BPPK dan JPPH adalah Student and Lectures Program dan Conference International Real Estate Research Symposium (IRERS) 2020 Malaysia.


Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini juga dihadiri oleh Sekretaris DJKN, Direktur Penilaian DJKN, Kakanwil DJKN Jawa Barat, Kepala KPKNL Bogor, Sekretaris BPPK, Direktur PKN STAN, Timbalan Ketua Pengarah JPPH, Direktur Institut Penilaian Negara (INSPEN) Malaysia dan Para Pimpinan tinggi dan Delegasi JPPH Malaysia. (faza/alief-Humas)

 

 

 

Foto Terkait Berita
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami |