Samakan Persepsi Sebelum Memulai


Diunggah oleh : AGUS WIDAYAT Tanggal : 26 Maret 2017 Update : 26 Maret 2017, jam 21:55
Samakan Persepsi Sebelum Memulai

Mataram - Semangat para pegawai Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Mataram tetap terjaga guna mengikuti pengarahan dari Kepala KPKNL Mataram Asri Towidjojo yang dilaksanakan pada Selasa, 21 Maret 2016 bertempat di  aula serbaguna KPKNL Mataram.

Pria yang gemar berolahraga sepeda ini menyampaikan bahwa DJKN mempunyai hajat besar yaitu revaluasi BMN pada tahun 2017 sampai dengan 2018. Meskipun kita memiliki segudang pengalaman pada saat kegiatan Inventarisasi dan Penilaian (IP) pada tahun 2007 sampai dengan 2010, akan tetapi kegiatan revaluasi ini berbeda dengan kegiatan IP pada watu yang lalu.

Pada kegiatan IP terdahulu KPKNL belum memiliki layanan pengelolaan BMN seperti saat ini. Oleh karena itu, pada revaluasi kali ini kita harus memberikan pelayanan lebih baik lagi kepada stakeholder berkaitan dengan kegiatan pengelolaan BMN. Sehingga setiap punggawa KPKNL Mataram harus mempunyai persepsi, pemahaman, dan frekuensi yang sama dalam melakasanakan kegiatan revaluasi BMN. Ini pertaruhan kantor kita, pertaruhan DJKN.

Selain menyeroti masalah revaluasi yang akan dilaksanakan mulai dari bulan April 2017 hingga April 2018, pria yang kerap berkacamata ini pun menyinggung masalah APT (Area Pelayanan Terpadu) dan permasalahan-permasalahan pada masing-masing seksi yang menjadi point penting agar kedepannya KPKNL Mataram lebih baik lagi. Asri kembali menegaskan bahwa APT merupakan “wajah” KPKNL, sehingga perlu mendapat perhatian khusus. Dimana setiap pelaksana yang bertugas menjaga APT harus memberikan pelayanan prima kepada stakeholder yang datang. Hal ini senada dengan nilai kementerian keuangan yang ke empat yaitu pelayanan. Asri pun tak lupa memberikan semangat kepada seluruh staff KPKNL Mataram yang hadir untuk selalu melaksanakan pekerjaan dengan ikhlas dan berpegang pada nilai-nilai Kementerian yakni Integritas, Profesionalisme, Sinergi, Pelayanan dan Kesempurnaan.

Sebagai oleh-oleh dari kegiatan Rakornas BMN, Asep (sapan akrab Septsonno, Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara) mengibaskan angin sejuk bahwa Direktorat BMN berterima kasih atas kesuksesan kegiatan Gugus Kendali Mutu (GKM) BMN pada akhir tahun 2016 yang dilaksanakan di Mataram. Oleh karena itu tidak menutup kemungkinan pelaksanaan GKM BMN pada tahun ini akan dilaksanakan lagi di kota Mataram. Asep menyampaikan terima kasih atas dukungan dan partisipasi dari semua pihak dan berharap agar KPKNL Mataram tetap konsisiten memberikan yang terbaik, karena hanya dengan bersatu kita pasti bisa.

Kegiatan internalisasi revaluasi BMN ini adalah pengantar untuk membakar semangat pegawai KPKNL Mataram, sedangkan kegiatan sosialisasi revaluasi kepada satker sudah disampaikan oleh Asep pada minggu sebelumnya. Sehingga baik satker maupun Tim pelaksana Revaluasi KPKNL Mataram sudah memiliki informasi yang berimbang. Tidak hanya cukup sekali, kegiatan rapat-rapat lanjutan dengan satker sangat perlu dilakukan guna kelancaran pelaksanaan revaluasi nantinya.
Asep menyampaikan bahwa ada perbedaan antara revaluasi BMN kali ini dengan IP 2007 yang lalu.

Pada IP 2007 hal yang menjadi fokus adalah aset tercatat dengan sempurna. Sehingga ada justifikasi terhadap BMN yang berlebih maupun yang tidak ditemukan. Namun pada revaluasi BMN 2017, hasil dari revaluasi harus memiliki tindak lanjut. Hal ini bertujuan untuk memperoleh nilai aset tetap yang update dalam laporan keuangan; untuk meningkatkan leverage BMN sebagai underlying asset untuk penerbiatan SBSN; untuk membangun database BMN yang lebih baik untuk kepentingan pengelolaan BMN di kemudian hari; dan untuk mengidentifikasi BMN idle.

“Persiapan revaluasi ini sudah di konsultasikan dengan KSAP dan BPK. Data dari aplikasi SIMAK dan SIMAN juga sudah kami siapkan dan koordinasikan dengan para satker pada kesempatan yang lalu. Sehingga nanti saat sudah waktunya, semua siap, semua tim langsung bergerak dan dapat selesai sesuai jadwal” tutupnya. (Write/Photo: Siska Jayanti).

Foto-foto terkait kilasperistiwa :

  • Media Sosial Kami :