Raih Predikat Taqwa di Bulan Ramadhan


Diunggah oleh : Qori Kharismawan Tanggal : 23 Juni 2014 Update : 23 Juni 2014, jam 09:02
Raih Predikat Taqwa di Bulan Ramadhan

Dalam Surat Al ‘araf ayat 96 Allah berfirman: “Jikalau sekiranya penduduk suatu negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan ayat-ayat kami itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

Ayat terserbut dibacakan oleh Kepala Bagian Umum Kanwil DJKN DKI Jakarta Aceng Machmud ketika membuka acara pengajian bulanan sekaligus menyambut datangnya bulan ramadhan 1435 Hijriah, Selasa, 17 Juni 2014 (19 Sya’ban 1435 H), di Pendopo Kanwil DJKN DKI Jakarta.

Acara yang bertemakan “Jadikan Ramadhan Sebagai Bulan Peningkatan Iman, Ilmu, dan Amal Guna Mewujudkan Ihsan yang Bertaqwa” ini dihadiri lebih dari 100 pegawai dari Kanwil Jakarta dan KPKNL Jakarta I s.d. V.

Dalam sambutannya Aceng mengatakan bahwa seandainya instansi ini diisi oleh orang-orang yang bertaqwa, maka instansi ini akan menjadi instansi yang sangat dipercaya oleh masyarakat. Dan seandainya negeri ini diisi oleh orang-orang yang bertaqwa, dari Pemimpin sampai rakyatnya, tentunya negeri ini akan sejahtera, adil dan makmur.

Pengajian bulanan kali itu mengundang penceramah yang sudah tak asing di layar kaca, Syahrul Syah. Ustadz Syahrul, begitu biasa beliau disapa, menyampaikan bahwa semoga kita semua akan sampai pada bulan suci Ramadhan. Bulan dimana tidak hanya bulan untuk menahan lapar dan dahaga, tapi juga sebagai syahru tarbiah - bulan pembinaan. Bulan dimana seluruh umat muslim berlatih untuk meraih predikat taqwa.

Selain syahru tarbiah, Ustadz yang terkenal humoris ini menambahkan, bulan Ramadhan juga merupakan syahru Rahmah.  Dimana, di bulan Ramadhan, Allah turunkan kasih sayangnya melebihi bulan-bulan lainnya. Oleh karena itu kejarlah kasih sayang Allah dengan selalu beribadah dan bersyukur kepada-Nya.

Acara pengajian bulanan Kanwil Jakarta yang sudah dilakukan kali kedua di tahun 2014 ini, dimulai setelah sholat dhuzur berjama’ah.  Saat acara berlangsung, suara gemuruh tawa para jama’ah memenuhi ruang pendopo. Sesekali Ustadz yang suka bersenandung ketika berceramah ini, mengeluarkan joke segarnya.  Bahkan, tak segan Ustadz Syahrul berinteraksi langsung dengan jama’ah dengan mengajak jama’ah bernyanyi bersama.

Acara diakhiri dengan saling bersalaman dan bermaaf-maafan oleh seluruh jama’ah yang hadir. (Text/Foto: OD, Bidang KIHI Kanwil DJKN DKI Jakarta)

Foto-foto terkait kilasperistiwa :

0 Tanggapan Pembaca

Ketentuan Penulisan :

Pembaca diizinkan untuk menulis tanggapan terhadap kilasperistiwa ini. Isi tanggapan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis tanggapan.
Redaksi akan menimbang (memoderasi) setiap tanggapan yang masuk dan dapat memutuskan untuk menayangkan atau menghapus tanggapan tersebut.
Redaksi berwenang untuk memberi peringatan dan atau mencekal pembaca yang menuliskan tanggapan yang tidak etis, berisi fitnah dan menyinggung SARA.

  • Media Sosial Kami :