In-House Training KPKNL Palembang - Ikatan Antara Kita Tidak Akan Pernah Putus


Diunggah oleh : PAUNDRA ADI R. Tanggal : 7 Juni 2016 Update : 8 Juni 2016, jam 07:52
In-House Training KPKNL Palembang - Ikatan Antara Kita Tidak Akan Pernah Putus

Palembang – Visi DJKN menjadi pengelola kekayaan negara saat ini tidaklah cukup untuk tetap menjaga eksistensinya di lingkungan Kementerian Keuangan yang dituntut untuk selalu berinovasi yang erat kaitannya dengan keuangan negara dan berkontribusi tinggi terhadap penerimaan negara agar tidak hanya dipandang sebagai suatu lembaga Cost Centre melainkan suatu lembaga Revenue Centre.

Untuk itu, diperlukan misi-misi yang konkrit yang dapat segera dijalankan dan dirasakan hasilnya untuk segera mencapai Visi DJKN Revenue Centre yang dimana misi-misi tersebut tidak akan bisa dijalankan tanpa adanya Sumber Daya Manusia (SDM) DJKN yang mampu dan mau menjalankan misi-misi tersebut.

Oleh karena itu, pengembangan SDM-DJKN harus secara terus-menerus dilakukan yang salah satu caranya adalah dengan In-House Training (IHT).

IHT yang dilaksanakan pada 02 Juni 2016 ini berlangsung di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palembang yang dibawakan oleh rekan-rekan dari Kantor Pusat DJKN dan Balai Diklat Keuangan Medan sangat bermanfaat dan membantu para pegawai KPKNL Palembang untuk sadar dan memahami perannya masing-masing bahwa persaingan untuk menjaga eksistensi DJKN di lingkungan Kementerian Keuangan sangatlah berat dan memerlukan dorongan serta sumbangsih tenaga dari semua pegawai DJKN, karena apabila DJKN tidak dapat berubah dan tetap menjaga posisi nyamannya saat ini mungkin tidak lama lagi nama DJKN akan terasa sangat asing dan tidak pernah diketahui keberadaannya.

Visi yang dijabarkan melalui misi dan misi yang dilaksanakan oleh setiap pegawai DJKN tidak akan berjalan dengan lancar dan tepat sasaran tanpa adanya komunikasi yang baik dari pimpinan yang dapat dipahami dan dilaksanakan oleh seluruh pegawainya tanpa perlu menanyakan kembali apa, kenapa, dan mengapa. Sebagai pondasi dasar komunikasi, para pegawai diajarkan suatu kata dari Bahasa Inggris yaitu R.E.A.C.H yang merupakan kepanjangan dari Respect, Empathy, Audible, Clarity, Humble. 5 (lima) pilar dasar komunikasi itulah yang menjadi intisari dari pelaksanaan IHT KPKNL Palembang pada tanggal 02 Juni 2016 kemarin.

Lebih lanjut, diajarkan pula oleh Bapak Budi Susilo tiang penyangga komunikasi yaitu L.O.Q.V.E (Listen, Observe, Question, Verification, Explain) dan S.O.F.T.E.N (Smile, Open Arms, Forward Lean, Touch, Eye Contact, Nod) yang erat kaitannya dengan para stakeholder di lingkungan DJKN lebih khusus para satuan kerja di lingkungan kerja KPKNL masing-masing agar mereka dapat merasa nyaman dan lebih dihargai pada saat datang ke KPKNL untuk menanyakan dan/atau mendapat suatu permasalahan terkait dengan pengelolaan kekayaan negara.

Teamwork atau Kerja Sama tidak kalah pentingnya dengan Komunikasi, kerja sama yang baik diantara para pegawai di lingkungan kantor dapat menumbuhkan semangat kerja dan rasa memiliki sehingga bekerja tidak menjadi beban bahkan menyenangkan yang berujung pada produktivitas kerja sehari-hari. Secara keseluruhan pelaksanaan IHT KPKNL Palembang berjalan sangat luar biasa dan menyenangkan, para pegawai memahami tujuan tim lebih penting dari tujuan pribadi dan melihat kelemahan tim bukan sebagai hambatan tetapi menjadikannya kekuatan untuk bersama-sama mencari solusi yang dapat menyenangkan semua pihak.
(Penulis Tim Seksi Hukum dan Informasi)

Foto-foto terkait kilasperistiwa :

0 Tanggapan Pembaca

Ketentuan Penulisan :

Pembaca diizinkan untuk menulis tanggapan terhadap kilasperistiwa ini. Isi tanggapan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis tanggapan.
Redaksi akan menimbang (memoderasi) setiap tanggapan yang masuk dan dapat memutuskan untuk menayangkan atau menghapus tanggapan tersebut.
Redaksi berwenang untuk memberi peringatan dan atau mencekal pembaca yang menuliskan tanggapan yang tidak etis, berisi fitnah dan menyinggung SARA.

  • Media Sosial Kami :