Catatan Kecil Dari Tim KPKNL Malang Tour de Bromo


Diunggah oleh : YUDI NURMANA JAYA Tanggal : 6 Juni 2016 Update : 8 Juni 2016, jam 07:49
Catatan Kecil Dari Tim KPKNL Malang Tour de Bromo

Memanglah benar Tuhan mengukir bumi Nusantara Indonesia dengan begitu sempurna, itulah ungkapan hati kami saat melihat keindahan alam yang Tuhan ciptakan. Kegiatan touring bersama Tim KPKNL Malang kali ini mengambil tema KPKNL Malang Tour The Bromo dengan moto “Together Everyone Acieves More” menandakan semangat kebersamaan seluruh keluarga besar KPKNL Malang sebagai satu team dalam mancapai apa yang menjadi tujuan bersama.

Kami mengambil jalur tour dimulai dari Kota Malang – Tumpang – Poncokusumo – Ngadas – Penanjakan – Bromo dengan menggunakan motor trail. Medan yang kami lalui terdiri dari jalan aspal, jalan hutan penuh lumpur, jalan setapak, lautan pasir Bromo, padang savana…..wow…sungguh perjalanan yang menantang bagi kami berdelapan, sangat menguras adrenalin, dan bagi para pembaca sungguh layak untuk mencoba tantangan ini.

Tujuan pertama adalah air terjun Coban Kembar di daerah Poncokusumo, beberapa peserta terjatuh akibat kombinasi jalan sempit dan licin penuh lumpur akibat malam sebelumnya daerah Malang Raya diguyur hujan lebat. Pada akhirnya perjuangan pertama tidak sia-sia, keindahan Coban Kembar sungguh mempesona untuk dinikmati, dua buah air terjun dengan ketinggian 15 meter masih alami terpampang di depan mata kami.

Melanjutkan perjalanan, kami diajak mengitari lereng pegunungan Penanjakan dengan kondisi jalan setapak berlumpur yang menyisir lereng gunung dengan ketinggian 50 meter dengan kemiringan lereng 30-70 derajat. Dari atas pegunungan Penanjakan ini lah kami dapat memandang kompleks pegunungan di dataran Tengger yaitu Gunung Widodaren 2.614 mdpl, Gunung Batok 2.440 mdpl, Gunung Bromo, 2.392 mdpl, Gunung Penanjakan 2.770 mdpl, dan dilengkapi lautan pasir bekas kaldera Gunung Bromo kuno dengan luas hampir 10 kilometer persegi. Sebuah pemandangan yang menawan dimana kompleks pegunungan seperti diukir dengan lembah dan bukit yang menghijau. Kami meneruskan perjalanan hingga menuju Gunung Bromo dengan menuruni lereng Penanjakan dan melaju di atas lautan pasir Bromo. Disini kami unjuk kebolehan memacu motor trail kami sesuka hati layaknya crosser betulan hingga kami tiba tepat di bawah kaki Gunung Bromo. . (Teks : HI, Fotografer : Gede)

 

Foto-foto terkait kilasperistiwa :

  • Media Sosial Kami :