Melepas Dengan Kenangan, Menyambut Dengan Harapan


Diunggah oleh : PAUNDRA ADI R. Tanggal : 2 Mei 2016 Update : 4 Mei 2016, jam 09:13
 Melepas Dengan Kenangan, Menyambut Dengan Harapan

Bukittinggi (19/04)– Suasana haru menyelimuti ruangan serbaguna Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bukittinggi. Selasa (19/04), di ruangan tersebut diadakan acara Pisah-Sambut Kepala KPKNL Bukittinggi dengan mengambil tema: “Berpisah Dengan Bekal Senyum dan Kenangan Indah Untuk Bapak Irwan Mardianto serta Menyambut Dengan Semangat dan Harapan Baru Kepada Ibu Syukriah HG”.

Irwan Mardianto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala KPKNL Bukittinggi diberi amanah baru untuk menjabat sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Kekayaan Negara, Kantor Wilayah Bali dan Nusa Tenggara. Sementara Syukriah yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Kepatuhan Internal, Hukum, dan Informasi, Kantor Wilayah Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau, kini menjabat sebagai Kepala KPKNL Bukittinggi.

Meskipun dikemas secara sederhana dan bersahaja, acara ini tidak kehilangan arti pentingnya. Dalam acara tersebut, Irwan Mardianto mengungkapkan betapa berat harus meninggalkan KPKNL Bukittinggi yang telah dipimpinnya selama hampir 3 tahun. “Saya sangat terkesan dengan semangat teman-teman dalam bekerja,” kata Irwan. “Meskipun jumlah SDM sedikit, namun prestasi tetap maksimal. Ini yang membuat saya bangga dengan teman-teman.” Pada kesempatan itu, Irwan mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan jajaran staf KPKNL Bukittinggi. “Pekerjaan Kepala Kantor menjadi ringan karena support dari teman-teman,” ungkap Irwan.

Pada kesempatan yang sama, Irwan memohon dibukakan pintu maaf apabila dalam keseharian, baik sebagai kepala kantor maupun pribadi, terdapat kesalahan yang menjadi ganjalan hati para pegawai KPKNL Bukittinggi. Sebelumnya, mewakili para pegawai KPKNL Bukittinggi Anthony Saliza telah menyatakan permohonan maaf para pegawai sekaligus membuka pintu maaf kepada Irwan Mardianto.

Irwan sempat tak mampu melanjutkan kata sambutannya dikarenakan beratnya menahan rasa haru atas perpisahan ini. Bagaimana pun, kebersamaan yang telah dijalin telah memberikan kesan mendalam di hatinya. “Banyak kenangan baik yang telah menorehkan kesan mendalam di dalam hati saya,” demikian ungkap Irwan.

Berikutnya Syukriah dalam kata sambutannya mengungkapkan rasa senangnya bisa menjadi bagian dari KPKNL yang akan dipimpinnya. Kesan pertama ini dia ungkapkan bukan tanpa alasan, tak lain karena keramahtamahan para pegawai KPKNL Bukittinggi dalam menerimanya sebagai kepala kantor yang baru.

Pada kesempatan itu, Syukriah bercerita singkat tentang perjalanan karirnya di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara dan menyatakan bahwa KPKNL Bukittinggi tidaklah asing baginya. SDM KPKNL Bukittinggi yang minim, justru membuat saya tertantang dan bersemangat untuk maju bersama KPKNL Bukittinggi,” uangkapnya. Syukriah juga meyakini bahwa KPKNL Bukittinggi layak menjadi kantor percontohan nomor satu. Dia berharap para pegawai mau menerima kepemimpinannya dan bertekad akan melanjutkan peraihan prestasi yang selama ini sering diterima KPKNL Bukittinggi. “Boleh ya saya berharap yang lebih baik di masa datang,” ungkapnya.

Di sela-sela kata sambutannya, seorang pegawai KPKNL Bukittinggi memasuki ruangan sambil membawa kue tart dengan beberapa lilin di atasnya. Sontak para hadirin menyanyikan lagu ulang tahun. Ternyata hari itu Syukriah sedang berulang tahun. Hal ini sangat menyentuh hati Syukriah hingga berhenti sejenak tak meneruskan kata sambutannya. Sikap kekeluargaan dan perhatian yang tulus kepada sesama keluarga besar telah ditunjukkan oleh para pegawai KPKNL Bukittinggi.

Acara ini sekaligus juga melepas kepergian Dwi Priyono, salah satu Pejabat Lelang KPKNL Bukittinggi, yang berpindah tugas ke KPKNL Padang. Dwi Priyono merupakan pejabat lelang paling aktif di KPKNL Bukittinggi.

Sebelum acara foto bersama dan makan bersama, para pegawai bersalaman dengan Irwan Mardianto dan Dwi Priyono sebagai ungkapan selamat bertugas di tempat pengabdian yang baru. Kepada Syukriah mereka mengucapkan selamat datang untuk memimpin KPKNL Bukittinggi dengan prestasi-prestasi baru ke depannya.

Keseluruhan acara ini berlangsung dengan sederhana, tanpa dentuman musik, tanpa hingar-bingar nyanyi-nyanyian, namun penuh kekeluargaan, sarat makna, dan berkesan di hati masing-masing mereka yang hadir di ruangan tersebut. Perpisahan bukanlah perayaan; perpisahan adalah pelepasan dengan iringan doa yang bersahaja.

(Teks: Hakim SB Mulyono, Foto: Ilham Aldavi-HI, Rijal-Lelang)

0 Tanggapan Pembaca

Ketentuan Penulisan :

Pembaca diizinkan untuk menulis tanggapan terhadap kilasperistiwa ini. Isi tanggapan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis tanggapan.
Redaksi akan menimbang (memoderasi) setiap tanggapan yang masuk dan dapat memutuskan untuk menayangkan atau menghapus tanggapan tersebut.
Redaksi berwenang untuk memberi peringatan dan atau mencekal pembaca yang menuliskan tanggapan yang tidak etis, berisi fitnah dan menyinggung SARA.

  • Media Sosial Kami :