PIl Jamin 4 Ruas Tol Dengan Skema KPBU


Sumber : Rakyat Merdeka, 23 Februari 2017 Diunggah : 23 Februari 2017 Update : 23 Februari 2017, jam 17:18 Dibaca : 474 kali

Minimalisir Risiko Proyek Macet

PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PIl) Persero memberikan penjaminan untuk empat proyek tol Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU). 

Keempat proyek tol tersebut adalah ruas jalan tol C-leunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) sepanjang 60 km dengan nilai investasi Rp.82 triliun, jalan tol Cikampek II Elevated sepanjang 36 km, dengan nilai investasi Rp.14,7 triliun, jalan tol Krian-Legun-di-Bunder-Manyar sepanjang 38 km dengan nilai investasi Rp.9 triliun, dan ruas tol Serang-Panimbang sepanjang 84 km dengan nilai investasi Rp 53 triliun. 

Direktur Utama PT PII Sinthya Roesly mengatakan, pihaknya memiliki mandat melakukan penjaminan atas proyek-proyek infrastruktur, termasuk empat proyek jalan tol tersebut.

"Adapun cakupan penjaminan PH dalam proyek KPBU Jalan tol Ini meliputi risiko politik yang mengakibatkan pengakhiran Perjanjian Pengusahaan Jalan To (PPJT). termasuk keterlambatan pelaksanaan pengembalian Dana Talangan Tanah (DTT)," kata Sinthya di Jakarta, kemarin. 

la melanjutkan, beberapa risiko politik yang nantinya akan dijamin oleh PT PII seperti proses pengadaan tanah yang tidak selesai sebagaimana diperjanjikan dalam PPJT, perselisihan kenaikan tarif yang akan diakibatkan tidak dilakukannya penyesuaian tarif per 2 tahun sebagaimana diperjanjikan, dan keuduun yung mengakibatkan proyek tol berhenti. 

Sinthya mengatakan, dukungan penjaminan pada proyek ini telah memungkinkan percepatan pembangunan jalan tol, mengingat keterlambatan pengadaan lahan serta pengembalian dana pengadaan lahan yang ditalangi oleh PT PIl. 

"Dengan penjaminan pemerintah melalui PT PII pihak swasta tidak perlu ragu lagi untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia," ujar Sinthya. 

Hingga saat ini PT PII telah menandatangani 13 proyek infrastruktur dengan total investasi sekitar Rp 118 triliun. Sejauh ini telah ditandatangani delapan proyek jalan tol dengan total nilai proyek mencapai Rp 66 triliun dan panjang keseluruhan 470 km. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, penjaminan pemerintah atas keempat jalan tol ini diberikan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan berinvestasi, terutama bagi badan usaha. 

"Penjaminan ini sekaligus juga menegaskan bahwa pemerintah dalam hal ini Kemenkeu akan tetap terus memegang komitmen kuat untuk mendorong pembangunan Infrastruktur di Indo-nesia." ujarnya, 

Kementerian Keuangan sendiri akan menyediakan pendanaan pengadaan tanah malalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) untuk mendukung proyek tot im dapal terlaksana dengan lancar apalagi proyek ini masuk ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional. 

LMAN sendiri merupakan Badan Uyanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan yang salah satu tugasnya udalah perencanaan kebutuhan di bidang aset negara. 

"Sedangkan PT PU sebagai BUMN memiliki mandat untuk melakukan penjaminan utas proyek-proyek Infrastruktur," tegas Sri Mulyani. 

nov

  • Media Sosial Kami :